Cegah Pelanggaraan, Sistem E-TLE Siap Awasi Para Pengendara 24 Jam

NTMC POLRI- Menjawab permasalahan lalu lintas di Indonesia, terlebih lalu lintas di Ibu Kota DKI Jakarta, Kepolisian Lalu Lintas Indonesia mengimplementasikan kemampuan teknologi dalam pengaturan lalu lintas yang kini dikenal dengan sistem Electronic Traffic Law Enforcment (E-TLE).

Kakorlantas Polri Irjen Pol Refdi Andri menjelaskan, Seluruh sistem E-TLE murni diterapkan secara elektronik sejak penindakan pelanggaran hingga proses administrasi. Dengan sistem E-TLE, pelanggaran bisa terdeteksi melalui kamera CCTV. Nantinya, pelanggar akan dikirim surat tilang yang dikirim ke rumah sekaligus jumlah denda untuk dibayarkan melalui bank.

“ETLE dikeluarkan Kepolisian karena berbagai pertimbangan guna upaya merubah maindshet pengendara dan sistem ini tidak akan pernah ingkar janji, akurat, dan tidak terbantahkan.” quote Kakorlantas.

Kakorlantas mengutarakan, dengan adanya sistem E-TLE dapat mengawasi pengendara selama 24 jam guna menurunkan angka pelanggaran di jalan.

“Petugas Kepolisian hanya manusia, jadi ada batasnya dalam bekerja, dengan bantuan sistem E-TLE akan lebih efektif, lebih efesien, lebih akurat, dan yang paling penting tidak menimbulkan kemacetan.” quote Kakorlantas.

Kakorlantas meminta kepada para pemilik kendaraan yang menjual kendaraannya, agar melapor kepada petugas Kepolisian, dan bagi masyarakat yang membeli kendaraan bekas agar segera balik nama surat tanda kepemilikan kendaraan.


Was This Post Helpful:

0 votes, 0 avg. rating

Share:

nur aini