Densus 88 Mabes Polri Tangkap Satu Orang Terduga Teroris di Kalimantan Barat

NTMC POLRI – Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Mabes Polri bersama dengan Subdit IV Direktorat Intel Polda Kalimantan Barat berhasil menangkap terduga teroris, NH (36) , Kecamatan Sejangkung, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat  di ruang tunggu Bandara Internasional Supadio Pontianak, Senin (27/22/2017) sekitar pukul 11.00 WIB.

NH ditangkap ketika hendak berangkat ke Kuching, Sarawak, Malaysia. Tercatat di dalam paspornya akan berangkat dengan menggunakan maskapai Air Asia yang dikeluarkan oleh  Imigrasi Pontianak pada 25 Juni 2017 dan berlaku hingga 25 Juni 2022, selanjutnya NH dibawa ke Mapolda Kalimantan Barat tanpa ada perlawanan.

Divisi Keamanan Bandara Supadio Pontianak, Zulbrito membenarkan tentang penangkapan senyap NH oleh kepolisian. “Setelah masuk ke dalam, anggota polisi tiba-tiba menggiring seseorang. Kejadiannya sangat singkat,” kata Zulbrito.

Selain itu, Kapolresta Pontianak Kombes Pol. Purwanto juga membenarkan adanya penangkapan terhdap NH. Saat itu anggota KP3U (Kesatuan Pelaksana Pengawasan Pelabuhan Udara, jajaran Polresta Pontianak) juga berada di lapangan,” jelasnya, Senin (27/11/2017).

Kombes Pol. Purwanto juga menjelaskan bahwa penangkapan yang dilakukan oleh Polda Kalbar merupakan target operasi (TO) Intel Polda Kalbar dan Densus 88.

“Saat di bandara, ketika mau berangkat terduga langsung ditangkap. Jajaran KP3U membantu pengamanan,” jelas Kombes Pol. Purwanto. 

etasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Mabes Polri bersama dengan Subdit IV Direktorat Intel Polda Kalimantan Barat berhasil menangkap terduga teroris, NH (36) , Kecamatan Sejangkung, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat  di ruang tunggu Bandara Internasional Supadio Pontianak, Senin (27/22/2017) sekitar pukul 11.00 WIB.

NH ditangkap ketika hendak berangkat ke Kuching, Sarawak, Malaysia. Tercatat di dalam paspornya akan berangkat dengan menggunakan maskapai Air Asia yang dikeluarkan oleh  Imigrasi Pontianak pada 25 Juni 2017 dan berlaku hingga 25 Juni 2022, selanjutnya NH dibawa ke Mapolda Kalimantan Barat tanpa ada perlawanan.

Divisi Keamanan Bandara Supadio Pontianak, Zulbrito membenarkan tentang penangkapan senyap NH oleh kepolisian. “Setelah masuk ke dalam, anggota polisi tiba-tiba menggiring seseorang. Kejadiannya sangat singkat,” kata Zulbrito.

Selain itu, Kapolresta Pontianak Kombes Pol. Purwanto juga membenarkan adanya penangkapan terhdap NH. Saat itu anggota KP3U (Kesatuan Pelaksana Pengawasan Pelabuhan Udara, jajaran Polresta Pontianak) juga berada di lapangan,” jelasnya, Senin (27/11/2017).

Kombes Pol. Purwanto juga menjelaskan bahwa penangkapan yang dilakukan oleh Polda Kalbar merupakan target operasi (TO) Intel Polda Kalbar dan Densus 88.

“Saat di bandara, ketika mau berangkat terduga langsung ditangkap. Jajaran KP3U membantu pengamanan,” jelas Kombes Pol. Purwanto. 


Was This Post Helpful:

0 votes, 0 avg. rating

Tags:
Share:

Fachrul Rizal