Kakorlantas : Rest Area Masih Jadi Primadona Saat Arus Mudik

NTMC POLRI – Usai melakukan pantauan langsung di gerbang tol Bekasi Barat 1 terkait pemberlakuan ganjil genap di tol Cikampek, Kepala Korps Lalu Lintas Polri Irjen Pol. Drs. Royke Lumowa, M.M langsung melanjutkan perjalanan bersama para instansi terkait dalam rangka persiapan pengamanan jalur mudik lebaran tahun 2018.

Kakorlantas yang tiba di rest area 102 Tol Cipali arah Palimanan disambut oleh Dirlantas Polda Jabar Kombes Pol Prahoro Tri Wahyono beserta jajaran dalam rangka menggelar simulasi persiapan pengaman jajaran Ditlantas Polda Jabar pada mudik tahun 2018 ini.

Kakorlantas dalam arahannya menginstruksikan agar jalur Cipali di pengamanan mudik lebaran tahun ini akan di fokuskan pada rest-rest area, termasuk rest area saat ini KM 102. Dimana ini merupakan rest area primadona pada jalur mudik.

Namun antisipasi yang paling penting justru pada arus balik, seperti pada tahun sebelumnya dimana rest-rest area menjadi primadona lokasi peristirahatan sekaligus menjadi titik kemacetan, beberapa antisipasi perlu dilakukan pada rest area, dan ini harus sudah menyiapkan beberapa langkah strategis karena hasil dari evaluasi tahun lalu, pada saat arus mudik lancar, dan arus balik mengalami tersendat karena rest area dan banyaknya pedagang kaki lima. Khusunya rest area 101.

“Saya berharap pihak pengelola jalan tol dapat menyediakan sebidang tanah, untuk mealokasikan para pedagang berjualan agar tidak tercecer di bahu jalan”, ucap kakorlantas. Senin 12/3/2018.

Salah satu upaya yang sudah disiapkan yakni pengalihan arus pada Cilameri, untuk mengurai beberapa saat antrian kendaraan, dan kendaraan yang sudah keluar juga bisa masuk kembali.

“Bila di total biaya yang dikeluarkan masuk tol tidak keluar hingga Cikarut itu biayanya sama, dengan keluar dimana saja dan nanti masuk kembali, jadi tidak boros pengeluaran”, tambah Kakorlantas.

Untuk di jalur selatan Kakorlantas mengatakan memang sudah tidak ada jalan lain selain jalur nagreg-gentong-limbangan. Khususnya di pasar Limbangan yang menjadi titik sentral kemacetan pada tahun lalu.Namun apa yang sudah dilakukan pada tahun ini sudah baik, seperti one way dan antisipasi lainnya, hanya saja masih ada evaluasi untuk memberikan pengamanan lebih baik lagi tahun ini.

“Tahun lalu permasalahan jalur selatan salah satunya banyaknya penyebrang jalan, dengan dibatasi menggunakan tali ini lebih memudahkan dalam mengatur lalu lintas”, tambah Kakorlantas.

Pada mudik tahun ini, Kakorlantas berharap masyarakat agar lebih cermat dan teliti dalam memilih jalur yang akan dilalui, dengan informasi-informasi dari para petugas nantinya yang akan memberikan informasi terkini seputar arus lalu lintas di wilayahnya.

“Saya berharap tahun ini pengamanan mudik lebaran dapat lebih baik dari tahun sebelumnya,” tutup Kakorlantas


Was This Post Helpful:

0 votes, 0 avg. rating

Share:

nur aini