Kapolsek Larang Truk Tanah Lewat Tegal Alur

NTMC POLRI – Kapolsek Kalideres, Jakarta Barat, Kompol Pius Ponggeng melarang truk untuk melintas sementara waktu di Jalan Tegal Alur. Hal ini untuk  menjaga kondusifitas wilayah Kalideres, Jakarta Barat.

Upaya ini juga demi menghindari aksi anarkis kembali terjadi. Terlebih upaya mediasi masih dilakukan pihaknya bersama, camat, danramil, lurah, serta tokoh masyarakat.

“Kita dah minta untuk tidak melintas sementara sampai suasana kondusif,” kata Pius.

Polisi sendiri telah menempatkan sejumlah anggota di kawasan itu termasuk di gang gang warga jalan besar hingga akses masuk ke Jalan Tegal Alur.

“Masih di tempatkan di beberapa titik. Sengaja supaya suasana kondusif,” ucapnya.

Hingga kini terhadap kasus pengerusakan itu, Pius mengatakan pihaknya memberikan waktu terakhir kepada sejumlah anak yang melakukan pengerusakan untuk menyerahkan diri hingga malam ini. “Hal ini kesepakatan warga. Karena orang tuanya yang akan mengantarkan sendiri,” pungkasnya.

Hingga kini upaya mediasi masih dilakukan dan tokoh masyarakat dilibatkan. Sayang perusahaan pemilik truk belum bisa hadir. Nomer telepon perusahaan pun tak terdaftar.

“Tapi kita sudah sampaikan ke supir truk. Mengundang pemilik ke Polsek,” tutupnya.

Sebelum diberitakan aksi anarkis pecah saat pengendara sepeda motor terjatuh dan tewas saat melintas Jalan Kayu Besar Raya dekat ruko di Tegal Alur, Kalideres, Jakarta Barat, Selasa (11/9/2018) siang. Setelah kejadian warga kemudian kesal dan melakukan anarkisme dan merusak 7 truk.


Was This Post Helpful:

0 votes, 0 avg. rating

Share:

nur aini