Kepedulian Bripka Alamsyah Tak Pernah Berubah Sedikitpun

NTMCPOLRI – Masih ingat dengan Bripka Alamsyah, personel Bhabinkamtibmas Kelurahan Sorek Satu Sektor Pangkalas Kuras, Kabupaten Pelalawan yang menyuapi makan dan mengantar seorang nenek yang terlantar pada Maret 2017 silam.

Pasca kebaikannya itu yang kemudian diabadikan dalam foto menjadi viral, sosok Bripka Alamsyah tidak berubah sedikit pun. Meski pula kebaikan dan dedikasinya sebagai ujung tombak Polri ditengah masyarakat diganjar umrah gratis, Alamsyah tetap menjadi sosok yang peduli.

“Saya terharu dengan apa yang saya dapatkan. Termasuk umrah. Kalau saya kumpulkan uang kapan saya akan mampu,” ujarnya saat dikonfirmasi.

Hadiah tersebut menurut Alamsyah tidak terlepas dari perhatian Kapolri dengan Kapolda Riau masa Itu, Irjen Zulkarnain, Kapolres Pelalawan AKBP Ari Winowo serta Kapolsek Pangkalan Kuras Kompol Ali Ardi.

Terbaru ia kini mendapatkan keluarga baru yakni Uan Gebut. Perempuan renta (78) yang tinggal seorang diri disebuah rumah papar berukuran 4×6 meter. Menariknya, Uan Gebut ternyata sudah lama mengenal sosok Bripka Alamsyah dari masyarakat sekitar.
Karena itu pulalah Uan meminta dikunjungi oleh Bripka Alamsyah.

“Saya temui beliau (Uan Gebut) empat bulan lalu. Uan menyampaikan pesan ke warga agar saya menjenguknya,” terang Alamsyah.

Bripka Alamsyah tidak seorang diri, ia datang bersama istri dan anaknya menemui Uang Gebut. “Tak terkira senangnya Uan Gebut saat saya kunjungi. Sampai kini saya masih rutin mengunjunginya dirumahnya di Kampung Mulya Baru, Kelurahan Sorek Satu, Kecamatan pangkalan Kuras,” terang Alamsyah.

Diceritakan Alamsyah, Uan tinggal seorang diri. Rumah terbuat dari papan, kecil dan cukup pula untuk Uan seorang diri yang ditempatinya merupakan pinjaman dari saudaranya.

Kondisi Uan memang cukup memprihatinkan. Anaknya pun jauh di Sei Lalak, Kabupaten Inhu. “Saya kurang tahu pasti kapan Uan sudah tinggal disini. sudah tahunanlah,” ungkap Alamsyah.

Meski tinggal seorang diri dan serba kekurangan, Uan yang renta masih saja aktif bekerja. Kadang ia melakukan aktifitas sehari-hari untuk memasak.
“Termasuk membelah kayu. Kadang kalau saya mampir, saya bantu beliau. Nanti saya pasti akan diajak makan bersama,” cerita Alamsyah.

“Kebutuhan Uan dibantu warga sekitar. Ya usiannya sudah lanjut. Tentu sudah terbatas,” papar Alamsyah.

Terkait kedekatan dan perhatiannya pada Uan Gebut, Alamsyah berharap nantinya juga akan pihak yang memberikan perhatian. “Kemarin Uan ingin nonton. Saya usahakan televisi dari rekan. Dan Alhamdulillah tinggal dipasang. Namun kondisi Uan saat ini tetap menjadi perhatian dan butuh uluran tangan,” terangnya.


Was This Post Helpful:

0 votes, 0 avg. rating

Share:

Faris