Komplotan Karawang Palsukan Uang dan Dokumen

NTMCPOLRI – Terkait diringkusnya Komplotan pelaku pengedar uang palsu di Karawang, diketahui rupanya komplotan tersebut tidak hanya memalsukan uang emisi terbaru, Kelima pelaku juga memalsukan sejumlah dokumen lainnya.

Dokumen-dokumen yang diduga dipalsukan adalah KTP, BPKB, STNK, materai, Visa, buku rekening bank, dan Kartu Keluarga (KK). Polisi pun mengusut motif pemalsuan dokumen itu.

“Kita terus mengembangkan perkara dan menemukan selain uang ada dokumen lain yang diamankan,” kata Dirtipideksus saat konperensi pers di Gedung KKP, Bareskrim Polri, Jalan Merdeka Timur, Jakarta Pusat, Kamis (7/11/2017).

Agung menduga para pelaku juga melakukan pemalsuan karena pernah melakukan kejahatan yang sama. Yaitu As dan TT merupakan residivis dalam kejahatan uang palsu (upal), sedangkan BH merupakan mantan narapidan dalam kasus pemalsuan BPKB.

“Terkait motif dan tujuan dokumen palsu ini akan jadi masukan kami ini untuk pengembangan. Nanti akan mengembangkan. Yang bersangkutan dulu ada yang ditangkap karena pemalsuan dokumen dan upal, mungkin mereka (lima pelaku) melakukan mix,” ujar Agung.

Agung menambahkan kelima pelaku melakukan pengedaran uang palsu karena motif ekonomi. Pihaknya, belum menemukan adanya motif pemalsuan uang karena menjelang akhir dan awal tahun baru ataupun memasuki tahun politik. Namun, Agung memastikan pengawasan sindikat peredaran uang palsu di akhir, awal dan tahun politik akan diidentifikasi.

“Menjadi masukan (peredaran uang palsu di akhir, awal dan tahun politik) itu untuk identifikasi lebih detil terkait koneksi dengan tahun baru, akhir tahun dan tahun politik. Tapi sejauh in ekonomi. Nanti setelah pengembangan baru tahu. Tapi ini memang ekonomi, kita ingin memastikan peredaran uang tekan semaksimal mungkin,” ucap agung.

Agung menegaskan pihaknya akan menindaklanjuti perkara pelaku dengan maksimal. Pasalnya para pelaku ini dinilai tak juga jera meski sudah pernah dipidana.

“Proses persidangan akan kita maksimalkan karena sudah lakukan kejahatan serupa kami harap ada pemberatan, kami akan lengkapkan dengan fakta yang lebig lengkap supaya hakim bisa putuskan dengan adil,” kata Agung.

Dalam perkara ini, polisi menangkap lima pelaku AY, CM, AS, TT, dan BH.


Was This Post Helpful:

0 votes, 0 avg. rating

Tags:
Share:

Faris