Sindikat Penggelapan Mobil Modus Sopir Pribadi Terbongkar

NTMCPOLRI – Subdit Ranmor Direktorat Reskrimum Polda Metro Jaya membongkar sindikat penggelapan mobil dengan modus sopir pribadi. Tujuh tersangka ditangkap secara terpisah di Jakarta, Jawa Tengah dan Jawa Timur. Dari tersangka polisi menyita 53 mobil berbagai merek.

Tersangka, yaitu AH als A als D, 39 sebagai eksekutor dan penadah mobil curian, AB als B, 45, ES als S, 39, RH als R, 39, AY als A, 43, EL als E, 43, dan HJ als A, 44 hingga kini masih dilakukan pemeriksaan mengembangkan jaringan tersangka lainnya.

“Kami tangkap pertama tersangka AH sebagai eksekutor. Mobil hasil penggelapannya dibawa kabur ke Tegal. Dari penangkapan ini enam orang diantara penadah mobil curian,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono, Kamis (14/3).

Terbongkarnya kasus ini berawal dari penangkapan AH, supir pribadi warga negara asing asal Korea, yang membawa kabur mobil ke Tegal, Jawa Tengah. “Majikannya mengadukan AH ke Polsek Mampang dan meneruskannya ke Subdit 6 Ranmor Dit Reskrimum PMJ,” kata Kombes Argo didampingi Kasubdit Ranmor Dit Reskrimum AKBP Sapta Maulana.

Petugas kemudian melacak keberadaan AH yang diketahui berada di Tegal dan menangkapnya, ternyata mobil majikannya sudah dijual ke penadah. “Dari AH, didapat informasi bahwa mobil itu ada pada penadah kemudian petugas berangkat ke tempat yang diakui tersangka dan merupakan penadah besar,” ujarnya.

Pengakuan tersangka penadah diperoleh informasi bahwa selain di Tegal ada juga penadah lain di Surabaya dan Jakarta. Polisi kemudian bergerak cepat. Dari ketiga tempat penadah itu petugas menggelandang 7 tersangka dan menyita 53 mobil berbagai merk dan jenis.

“Dari pengembangan tersebut, polisi berhasil menangkap AB, ES, RH, AY, EL dan HJ, dengan barang bukti 53 unit mobil berbagai merk dan jenis,” jelasnya.

Pada kesempatan itu juga Subdit 6 Ranmor menyerahkan mobil yang disita dari penadah itu kepada pemiliknya.


Was This Post Helpful:

0 votes, 0 avg. rating

Share:

Faris