Tertib Berlalu Lintas, Sat Lantas Polres Mojokerto Berikan Hadiah Kepada Pengendara

NTMC POLRI – Sebagai rasa apresiasi kepada para pengendara yang tertib berkendara dan memiliki susat-surat berkendara yang lengkap,  Sat Lantas Polres Mojokerto  menyediakan setumpuk hadiah. Petugas memberikan hadiah langsung kepada para pengendara yang tertib berlalu lintas.

Hal ini terlihat dalam Operasi Zebra Semeru yang digelar di Jalan Gajah Mada, Kecamatan Mojosari. Di dekat lokasi operasi, terdapat sebuah tenda berisi hadiah yang biasanya digunakan untuk mengurus proses penilangan.Hadiah tersebut mulai dari belasan helm berstandar SNI, jas hujan, hingga roti dan minuman kemasan.

Setiap pengendara yang kedapatan melanggar diarahkan ke meja tilang, namun pengendara yang tertib juga mendapatkan kesempatan untuk memilih hadiah dengan mengambil undian.

Dengan wajah ceria lantaran lolos dari sanksi tilang, para pengendara mengadu peruntungan dengan mengambil sebuah gulungan kertas yang bertuliskan jenis hadiah. Ada yang beruntung mendapatkan jas hujan atau helm, tetapi banyak juga yang hanya mendapatkan sebotol teh atau roti.

Kasat Lantas Polres Mojokerto AKP Bobby Zulfikar menjelaskan, Operasi Zebra berhadiah ini merupakan wujud apresiasi terhadap pengendara yang tertib.

 

“Tujuan utamanya memperlihatkan kalau polisi tak hanya bisa menilang, tapi juga bisa melakukan upaya preemtif dan preventif dengan mengedepankan hubungan baik dengan masyarakat,” terangnya terpisah.

Hadiah yang disiapkan bagi para pengendara yang tertib, lanjut Bobby, juga tak sembarangan. Pihaknya sengaja memilih hadiah yang bermanfaat bagi para pengendara.

“Seperti helm kami pilih untuk keselamatan, jas hujan untuk persiapan menjelang musim penghujan. Roti dan minuman juga tentunya bermanfaat bagi masyarakat,” ungkapnya.

Hingga hari ke 10 Operasi Zebra Semeru 2018, tambah Bobby, pihaknya telah menindak 4.500 pelanggar. Bentuk pelanggaran didominasi oleh pengendara yang tak memiliki SIM, tak membawa STNK, melanggar batas kecepatan, mengemudi menggunakan ponsel serta melawan arus lalu lintas.

Gencarnya operasi juga diakui Bobby efektif menekan angka kecelakaan lalu lintas. Selama 10 hari operasi, hanya terjadi 7 kecelakaan dengan korban luka ringan 7 orang. Padahal pada periode yang sama tahun lalu, jumlah kecelakaan mencapai 15 kasus dengan korban meninggal 2 orang dan 5 orang luka berat.

“Kami berharap melalui Operasi Zebra ini mampu menekan pelanggaran yang akan berimbas menekan laka lantas,” tutupnya.


Was This Post Helpful:

0 votes, 0 avg. rating

Share:

nur aini