Truk Masih Dominan Terlibat Kecelakaan Dijalan Tol

NTMCPOLRI – Sekitar 70 persen kecelakaan di jalan tol melibatkan truk sedikitnya 50 kejadian perharinya.

Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (Aptrindo) mencatat masih tingginya angka kecelakaan di jalan raya di mana dua atau tiga orang meninggal perjam atau sekitar 26.000 -29.000 jiwa meninggal per tahun.

“Fatalnya kecelakaan yang tinggi diakibatkan oleh rem blong angkutan barang, dan lebih dari 75 persen pelanggaran overloading terdapat di jembatan timbang”ujar Kyatmaja Lokman, Wakil Ketua Umum DPP Aptrindo melalui siaran pers-nya, Rabu (13/3/2019).

Angka kecelakaan di jalan raya tersebut menimbulkan kerugian cukup besar baik moril maupun materil dan mengakibatkan kemiskinan baru.

Melihat fenomena tingginya kecelakaan lalu lintas itu, Aptrindo memandang perlu adanya gerakan pelopor keselamatan yang dapat membangkitkan kesadaran terhadap pentingnya keselamatan dalam berkendara dijalan khususnya pengemudi truk angkutan barang.

“Tahun 2017 kami pernah adakan gerakan pelopor keselamatan pada Maret 2017 yang melibatkan stakeholder dan pengusaha,” paparnya.

Rencananya pada hari Minggu 17 Maret nanti akan dideklarasikan kembali Pengemudi Truk menjadi Pelopor keselamatan mengusung tema Keselamatan Adalah Nomor Satu (Safety First).

Gerakan pengemudi pelopor keselamatan yang akan dihadiri Presiden Jokowi dan Menhub Budi Karya Sumadi serta 10 ribu sopir dan pengusaha angkutan barang i i bertujuan meningkatkan kualitas pengemudi yang memiliki komptensi yang berstandar nasional maupun internasional.

“Deklarasi safety first juga bertujuan meningkatkan keselamatan, ketertiban dan kelancaran angkutan barang dengan kendaraan berstandar internasional, muatan standar, sehingga menghilangkan overdimensi dan overload,”ucap Kyatmaja yang juga Panitia Pelaksana deklarasi itu.


Was This Post Helpful:

0 votes, 0 avg. rating

Share:

Faris