Polisi Tetapkan 3 Pembakar Polsek Tambelangan yang Menyerahkan Diri Sebagai Tersangka

NTMC POLRI – Tiga pelaku pembakaran Mapolsek Tambelangan Sampang, Madura yakni Satiri (42), Bukhori alias Tebur (33) dan H. Abdul Rahim telah menyerahkan diri ke Polres Sampang. Ketiganya kini telah ditetapkan menjadi tersangka dan ditahan di Mapolda Jatim.

“Kemudian dari tiga ini dilakukan penyerahan diri dan kita lakukan penahanan juga, surat perintah penahanan sudah keluar,” kata Kabid Humas Polda Jatim Kombes Frans Barung Mangera saat rilis di Mapolda Jatim Jalan Ahmad Yani Surabaya, Rabu (12/6/2019).

Sementara itu Kasubdit I Keamanan Negara (Kamneg) Ditreskrimum Polda Jatim AKBP Suryono mengatakan usai diperiksa, ketiga pelaku ini memang terbukti melakukan pelanggaran hukum. Untuk itu statusnya telah naik menjadi tersangka.

“Tiga orang ini menyerahkan diri ke Polres Sampang. Diserahkan ke Sirkrimum Polda Jatim untuk dilakukan pemeriksaan. Dilakukan pemeriksaan sebagai saksi dan terpenuhi unsur-unsur sehingga dinaikkan statusnya menjadi tersangka,” ujar Suryono.

Suryono mengatakan ketiganya berperan dalam melempar batu ke arah Mapolsek Tambelangan Sampang saat kejadian.

“Peran dari tiga pelaku ini sama dengan tersangka sebelumnya ikut melakukan pelemparan menggunakan batu-batu ke arah polsek Tambelangan,” imbuhnya.

Sementara itu, polisi telah menyita beberapa barang bukti seperti beberapa batu berukuran segenggam tangan orang dewasa hingga peci yang digunakan pelaku saat melakukan aksinya.

Tak hanya itu, polisi juga menetapkan pasal berlapis pada ketiga tersangka. Untuk Abdul Rahim dan Satiri dikenakan pasal 200, pasal 170, pasal 187 dan pasal 363 KUHP. Sementara untuk Bukhori atau Tebur terkena pasal 55 KUHP.

author