132 Orang Preman Pelabuhan Priok Diamankan

NTMC POLRI – Dalam rangka memberantas premanisme serta kejahatan jalanan yang meresahkan masyarakat, jajaran Polres Pelabuhan Tanjung Priok meggelar razia premanisme /kejahatan jalanan di wilayah hukum Pelabuhan Tanjung Priok dan sekitarnya.

Dalam operasi yang dipimpin Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Tanjung Priok AKP Victor diamankan sebanyak 132 preman dengan rincian 9 orang dilakukan proses lanjut penyidikan dan dilakukan penahanan dan

123 orang dilakukan pemeriksaan dan pendataan selanjutnya dilakukan pembinaan melibatkan anggota Satuan Binmas Polres Pelabuhan Tanjung Priok.

“Ini menindaklanjuti informasi dari masyarakat yang merupakan atensi dari Bapak Kapolri dan Pak Kapolda Metro Jaya untuk menciptakan situasi yang kondusif serta memberikan rasa aman kepada pengguna jasa maupun masyarakat di wilayah Pelabuhan Tanjung Priok dan sekitarnya,” papar AKP Victor Sabtu pagi (17/9/2016)

Razia dilakukan dalam kurun waktu tiga minggu, dipantau oleh Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Hanny Hidayat, SIK, MH yang langsung memerintahkan jajarannya, khususnya Satuan Reskrim Polres Pelabuhan Tanjung Priok dipimpin oleh Kasat Reskrim AKP Victor D.H. inkiriwang, SH,SIK,MSi.

Dijelaskan AKP Victor, operasi pemberantasan premanisme dilakukan di beberapa lokasi yaitu area Pelabuhan Tanjung Priok, Jalan Raya RE Martadinata depan Pabrik Bimoli dan arah PLTU, Jalan Raya Cacing Cilincing, Kawasan Sunda Kelapa, Kawasan Kalibaru, Kawasan Muara Baru dengan sasaran orang/preman yang melakukan pengancaman, pencurian, pemerasan dan tindak pidana lainnya.

Secara keseluruhan kasus kejahatan jalanan dan premanisme langsung dilakukan proses lanjut sidik oleh Sat Reskrim Pelabuhan Tanjung Priok terutama kasus pencurian dengan pemberatan

AKP Victor merinci satu kasus di tangani oleh unit Reskrim Polsek Sunda Kelapa dengan jumlah tersangka 2 orang dengan inisial C (24 th) dan DJ (23 th). Kemudian satu kasus ditangani unit Reskrim Polsek Kalibaru dengan jumlah tersangka 1 orang inisial N (23 th).

Kemudian satu kasus ditangani unit Reskrim Polsek Muara Baru dengan 1 tersangka inisial J (35 th). Disusul dua kasus ditangani Sat Reskrim Polres Pelabuhan Tanjung Priok dengan jumlah tersangka 5 orang dengan inisial PR (22 th), RS (38 th), M (31 th), P (26 th) dan HM (33 th).

“Yang ditangani Sat Reskrim Polres Pelabuhan Tanjung Priok tersangka adalah pelaku spesialis pencurian diatas kapal , baik kapal asing maupun

Untuk tersangka PR (22 th) cerita Kasat Reskrim merupakan Residivis dan spesialis pelaku pencurian diatas kapal Intersuler KM. Selat Mas. Tersangka sudah 2 kali melakukan pencurian dan sudah pernah menjalani hukuman atas perbuatan sebelumnya.

Sedangkan untuk 4 orang tersangka dengan Inisial RS (38 th), M (31 th), P (26 th) dan HM ( 33 th) adalah Kelompok pelaku spesialis pencurian diatas Kapal asing, dimana saat ditangkap para tersangka baru saja melakukan pencurian diatas kapal MV. AFRICAN JAY dari Bahama dengan cara

Para tersangka melakukan perbuatannya dengan cara mengancam operator dan para pekerja di pelabuhan, kemudian naik keatas kapal dengan menggunakan rompi dan helm untuk mengelabui para awak kapal asing hingga dengan mudah mengambil barang atau melakukan pencurian.

Untuk tersangka dengan inisial HM (33 th) diduga sudah melakukan 2 kali dan juga sudah pernah tertangkap (Residivis), sedangkan tersangka M (31 th) diduga sudah 3 kali melakukan pencurian namun baru kali ini tertangkap.

Kegiatan razia preman dan pengungkapan tindak pidana kejahatan jalanan ini akan dilakukan setiap hari secara berkesinambungan baik oleh Polres Pelabuhan Tanjung Priok maupun Polsek jajaran, dengan tujuan untuk menciptakan rasa aman bagi masyarakat, terciptanya keamanan dan ketertiban masyarakat serta untuk menjamin lancarnya kegiatan operasional pelabuhan Tanjung Priok.

Tags:
author