50 Polwan Polda DIY Ikuti Pelatihan “Saya Perempuan Anti Korupsi”

NTMC POLRI – Puluhan Polwan dan jaksa perempuan di Yogyakarta mengikuti pelatihan gerakan Saya Perempuan Anti Korupsi (SPAK) yang diadakan oleh KPK. Harapannya dari pelatihan ini akan melahirkan agen SPAK dari lingkungan penegak hukum.

“Melalui kegiatan ini, kerjasama antar penegak hukum akan semakin kuat,” kata Wakil Ketua KPK, Basaria Panjaitan, Selasa (13/6).

Kegiatan yang diikuti oleh 50 Polwan dari Polda DIY dan 20 jaksa perempuan dari Kejati DIY tersebut terdiri dari beberapa materi. Di antaranya tentang gratifikasi, tindak pencucian uang dan cara menjadi fasilitator anti korupsi.

Yogyakarta menjadi lokasi pelatihan kedua untuk Polwan setelah Sulawesi Selatan dan yang pertama untuk jaksa perempuan. Basaria menjelaskan, pelatihan SPAK kepada Polwan Sulawesi Selatan telah membuah hasil. Mereka telah menjadi agen SPAK dan telah melakukan sosialisasi kepada 10.820 orang dalam waktu 3 bulan.

“Mereka melakukan sosialisasi saat program bimbingan masyarakat, masuk ke desa, sambil menularkan pengetahuan dan perilaku anti korupsi,” imbuhnya.

Dia mengingatkan bahwa kunci keberhasilan perubahan perilaku ini adalah keinginan yang kuat dan dukungan dari atasan. Basaria menilai aparat hukum bisa bertindak lebih banyak karena kewenangannya yang besar.

Para peserta diharapkan mengimplementasikan hasil pelatihan ini mulai dari diri sendiri kemudian lingkungan kerja berlanjut ke lingkungan yang lebih luas. Para Polwan dan jaksa perempuan ini menjadi agen SPAK yang tidak takut melaporkan kepada atasan jika menemui perilaku koruptif di lingkungannya.

author