8 Orang Tewas Akibat Longsor di Bogor

109 views

NTMC POLRI – Polda Jawa Barat (Jabar) mencatat, ada delapan orang meninggal dunia pada bencana banjir dan longsor yang terjadi di Bogor.

“Delapan orang meninggal dunia terdiri dari lima warga Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor, dua orang warga Nanggung, dan satu orang warga Tanah Sereal, Kota Bogor,” ucap Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol S. Erlangga, Selasa (7/1/2020).

Untuk korban yang belum ditemukan, terdapat empat orang yang diantaranya tiga dari Kecamatan Sukajaya dan satu orang dari Jasinga. Diduga hilang terbawa arus. Sementara dari data, yang luka-luka ada 15 orang.

“Untuk kerusakan yang berhasil di data bencana yang terjadi di Bogor, Karawang, dan Kabupaten Bandung Barat ada 7.762 rumah terendam dan 2.393 unit rumah rusak,” jelasnya.

Erlangga menyebutkan kondisi saat ini untuk di wilayah Bogor masih ada wilayah yang terisolasi, tepatnya di Kampung Cigudeg, Desa Harkat Jaya, Kecamatan Sukajaya, Bogor.

“Ada lokasi yang terisolasi waktu banjir bandang kemarin ada jembatan yang terputus pemberian bantuan masih sulit,” ucapnya.

Terkait dengan korban hilang, Erlangga menyebutkan tim kepolisian sudah menurunkan tim K9 serta tim dari DVI untuk membantu pencarian korban.

“Kita juga bantu back up untuk pembersihan rumah warga serta kita lakukan recovery trauma healing,” terangnya.

Selain itu, untuk memberikan bantuan terhadap korban bencana, pagi tadi usai pelaksanaan apel di Mapolda Jabar seluruh PJU dan anggota beserta PNS memberikan santunan untuk wilayah yang terdampak bencana.

Satu persatu anggota memberikan sumbangan melalui perwakilan anggota yang bertugas mengumpulkan sumbangan.

“Ini bentuk kepedulian kami (Polda Jabar) untuk memberikan dukungan bantuan bagi masyarakat yang terdampak bencana longsor dan banjir di Bogor dan Kabupaten Bandung Barat dan beberapa wilayah yang terdampak bencana lainnya,” katanya.

Erlangga menuturkan bantuan yang diberikan nanti, berbentuk bahan pangan sembako serta barang-barang lainnya yang diperlukan warga yang terdampak bencana.

Tags:
author