Densus 88 Dilibatkan Dalam Pengamanan Asean Games

92 views

NTMCPOLRI – Pengamanan Asian Games 2018 di Kabupaten Tangerang, Banten, melibatkan personel Detasemen Khusus Mabes Polri agar para atlet dan pengunjung merasa aman selama mengikuti petandingan.

Kepala Kepolisian Resor Kota Tangerang, Kombes Pol M. Sabilul Alif mengatakan pihak Polda Banten telah melakukan koordinasi menyangkut pengamanan sebelum, selama dan setelah pertandingan Asian Games 2018 mendatang.

Sabilul Alif, melanjutkan tujuan pengamanan agar atlet dan pihak terkait lainnya tidak merasa waswas dikhawatirkan aksi teror dan merasa nyaman selama berada di Kabupaten Tangerang.

Namun pihak penyelenggara Asian Games 2018 telah menetapkan arena pertandingan cabang Penthatlon berada di Kecamatan Tigaraksa. Sedangkan Penthantlon merupakan olahraga yang mempertandingan sekaligus lima cabang seperti Anggar, renang, berkuda, lari dan tinju.

Menurut dia, pengamanan bagi atlet juga dilakukan secara berlapis mulai da ri pintu masuk hingga ke sekitar arena. Bahkan pihaknya menurunkan sebanyak 520 petugas yang berasal dari Polresta Tangerang, Brimob dan Gegana Polda Banten dan dibantu TNI.

Demikian pula untuk pengamanan di luar arena dengan berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan dan Satpol PP Kabupaten Tangerang.

Hal tersebut bertujuan demi kelancaran arus transportasi dari dan menuju arena serta mempersiapkan jalur rekayasa lalu lintas bila terjadi kemacetan.

Sabilul Alif menambahkan pengamanan juga dilakukan di areal parkir kendaraan, tempat keramaian pedagang serta lokasi yang dianggap mencurigai lainnya. Mantan Kapolres Jember, Jawa Timur itu mengatakan pihaknya telah beberapa kali mengunjungi arena termasuk bersama Kapolda Banten, Brigjen Listyo Sigit Prabowo.

Sebelumnya, Sekretaris Daerah Kabupaten Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid mengapresiasi dan mendukung keberadaan arena Penthatlon Asean Games 2018 di daerah ini karena diharapkan dapat lahir bibit atlet internasional. Pemkab Tangerang membangun sarana dan prasarana lain pendukung pesta olahraga multi cabang antarnegara di Asia itu seperti membangun jalan dan taman.

 

author