Dirlantas Polda Metro Sarankan Roda Dua di Thamrin Batasi dengan Ganjil Genap

NTMC POLRI – Polisi menyayangkan jika membebaskan sepeda motor kembali melintas di ruas Jl MH Thamrin hingga Medan Merdeka Barat. Sebab, polisi menilai larangan motor melintas efektif mengurangi angka kecelakaan hingga pengurangan polusi.

“Di Thamrin itu nihil kecelakaan untuk roda dua karena ada pembatasan roda dua. Kemudian polusi juga berkurang, kemudian mindset masyarakat untuk beralih ke angkutan sudah banyak,” kata Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Halim Pagarra dalam focus group discussion di Hotel Redtop, Pecenongan, Jakarta Pusat, Rabu (10/1/2017).

Halim menyebutkan jumlah kecelakaan pada tahun 2016 mencapai 8.985, 5.626 di antaranya melibatkan sepeda motor. Sementara pada tahun 2017, jumlah angka kecelakaan mencapai 8.090 yang 5.043 di antaranya melibatkan sepeda motor.

“Dibandingkan tahun 2016 ke 2017 ada penurunan 10 persen,” ujarnya.

Lebih lanjut, Halim juga mengungkapkan data jumlah pelanggaran melawan arus dan melanggar rambu yang dilakukan pengendara selama 40 hari ke belakang hingga hari ini. Kata dia, jumlahnya mencapai 874 pelanggar, 404 di antaranya dilakukan pemotor.

“2017 sampai 9 januari ada 34.733 pelanggar yang melawan arus dan rambun lalu lintas. Pelanggar pemotor mencapai 15.560,” jelasnya.

Meski menyayangkan keputusan MA untuk membuka jalan di kawasan Thamrin, polisi memiliki saran untuk tetap bisa membatasi kendaraan roda dua di area tersebut. Halim mengusulkan untuk dibuat ganjil-genap untuk pemotor.

“Saran saya kita harus berikan pembatasan roda dua, dibatasi dengan ada ganjil genap di Thamrin,” ujarnya.

author