Ini Arahan Kakorlantas Terkait Nopol Pilihan, Cek Fisik dan Blokir Kendaraan

NTMC POLRI – Kakorlantas Polri Irjen Pol Drs.Refdi Andri M.Si menggelar rapat bersama jajaran dan mitra kerja terkait registrasi dan identifikasi kendaraan bermotor di gedung NTMC Polri, Jakarta, Jumat (12/7/2019).

Dalam arahannya Kakorlantas menyoroti tiga poin utama yang akan dibahas oleh pokja yaitu nomor kendaraan bermotor, cek fisik kendaraan dan sistem blokir kendaraan bermotor.

“Bagaimana penomoran kendaraan bisa dibuka untuk masyarakat umum yang akan membeli kendaraan. Kita kerjasama dengan mitra kerja kita.” kata Kakorlantas.

Kedepan lanjut Kakorlantas, masyarakat yang akan membeli kendaraan sudah bisa sambil melihat nomor pilihan kendaraan. Permasalahannya, saat nomor pilihan kendaraan masuk Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) minat masyarakat kecil dibanding sebaliknya.

“Nomor pilihan bisa online ditandai dengan warna misal merah sudah digunakan, kuning dalam proses dan hijau bisa digunakan atau diambil. Hal ini semua akan meminimalisir terjadinya penyimpangan-penyimpangan.” ungkap Kakorlantas.

Terkait cek fisik kendaraan, Kakorlantas menilai berskala nasional dan tidak di masing-masing wilayah atau Polda. Apabila ada kendaraan yang akan dimutasi berbeda wilayah maka masih dilakukan cek fisik ulang.

“Kedepan bagaimana Pokja bisa merumuskan sistem dan mencari solusi. Jadi kendaraan cukup sekali dalam melakukan cek fisik. Buat kemudahan kemudahan dengan sistem dengan keamanan harus tetap terjaga.” jelas Kakorlantas

Menyinggung blokir kendaraan, Kakorlantas menyoroti permasalahan-permasalahan yang muncul diantaranya kendaraan yang sudah dibiayai namun tidak ada cicilan pembayaran tapi kendaraan bisa dimutasi bahkan terbit BPKB baru.

“Pada saatnya, sudah tidak ada lagi BPKB tidak ditangan namun STNK bisa diperpanjang kecuali dengan catatan. Kemudahan, keamanan dan kenyamanan harus ada, prinsip-prinsip pelayanan harus ada disitu.” tandasnya.

Rapat dihadiri oleh jajaran pejabat utama Korlantas Polri, perwakilan Ditlantas Polda Metro Jaya, Jabar, Jateng, Jatim, Riau dan Sumut. Selain itu hadir juga mitra kerja terkait seperti Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia, BNI, Mandiri Finance, Toyota dan Honda.

author