Ini Langkah Satlantas Polres Madiun Kota Tekan Angka Kecelakaan Lalulintas

NTMCPOLRI – Upaya menekan angka kecelakaan terus dilakukan polres Madiun Kota. Salah satu upaya yang dilakukan jajaran Satuan Lalu Lintas Polres Madiun Kota terus menambah Kawasan Tertib Berlalu lintas (KTL).

“Betul sekali, jadi saat ini kami Polresta Madiun utamanya Sat Lantas terus berupaya untuk menekan angka kecelakaan. Saat ini terus menambah secara bertahap wilayah yang harus kita awasi masuk dalam Kawasan Tertib Berlalu lintas (KTL),” ujar Kapolres Madiun Kota AKBP Nasrun Pasaribu saat dikonfirmasi, Jumat (15/11/2019).

Dijelaskan oleh Nasrun, saat ini ada 15 jalur yang masuk dalam Kawasan Tertib Berlalu lintas (KTL). 15 Jalur itu mempunyai total jalan sepanjang 12 Km dan merupakan jalan protokol kawasan padat lalu lintas.

“Alhamdulillah saat ini sudah ada 15 jalur yang kita masukkan dalam kategori KTL, sehingga kami selalu menggelar patroli dalam menertibkan para pengendara. Yang melanggar kami tilang,” ujarnya.

Sementara itu Kasat Lantas Polres Madiun kota AKP Budi Cahyono mengatakan terhitung mulai Januari hingga Oktober 2019 ini ada 5.368 pelanggaran lalu lintas. Sedangkan kasus angka kecelakaan hanya 72 kasus dalam kategori ringan.

“Untuk data mulai Januari hingga Oktober kemarin ada 5.368 pelanggaran lalu lintas, terbanyak tidak memiliki SIM mencapai lebih dari seribu, dan melanggar traffic light sekitar 800 pelanggar. Sedangkan kasus kecelakaan ada 72 kasus, dan ini cenderung menurun setiap bulannya, pada bulan pertama hingga ke lima setiap bulan mencapai lebih dari 10 kini hanya antara 3 sampai 5 kasus kecelakaan saja,” ujar Budi.

Budi menambahkan untuk mewujudkan minimnya kasus angka kecelakaan ini, setiah hari Sat Lantas Polres Madiun kota juga melakukan pengaturan jalan persimpangan yang merupakan rawan kemacetan agar tidak terjadi kecelakaan. Selain itu pihaknya juga bekerjasama dengan pihak Dinas Perhubungan Kota Madiun untuk pemasangan CCTV di jalur Kawasan Tertib Berlalu lintas (KTL).

“Kami juga berkoordinasi dengan pihak Dishub untuk pemasangan kamera CCTV untuk menekan pelanggaran pengendara baik roda dua maupun empat,” tandasnya.

author