Jelang Mudik 2017, Tiga Jalur Alternatif Pulau Jawa Disiapkan

NTMC POLRI – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) terus memantapkan persiapan jelang mudik Lebaran 2017. Salah satunya dengan menyediakan jalur-jalur alternatif bagi pemudik.

“Lintasan yang kita usulkan, ada tiga lintasan, yaitu Pantura, Cipali dan Selatan. Bahkan selatan itu banyak sekali jalan-jalan yang alternatif,” demikian disampaikan Menteri Perhubungan, Budi Karya Samadi usai Sidang Kabinet Paripurna yang salah satunya membahas lanjutan pembahasan persiapan menghadapi Idul Fitri 1438 H/2017 M, di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Senin (29/5).

Menhub menyebut, Panglima TNI telah menyatakan kesediaannya untuk membantu penyelesaian jalan-jalan alternatif di wilayah selatan menjadi jalan yang lebih berfungsi.

“Kita harapkan gunakanlah jalur itu tiga jalur, ada Pantura, ada Cipali, dan ada jalur Selatan. Sehingga tidak macet di satu tempat. Dan kita kalau kebanyakan ke Cipali, kita akan buka tutup dan kita arahkan ke selatan atau ke utara,” jelas Menhub, seperti diinformasikan melalui laman resmi Setkab, Selasa (30/5) pagi.

Rencana pengalihan jalur ini telah disepakati oleh kepolisian untuk dilaksanakan. Kemenhub juga terus melakukan koordinasi dengan Kementerian PUPR dan Kapolri terkait kesiapan angkutan jelang mudik Lebaran sejak Maret lalu.

“Kita akan rapat lagi dan kita akan menugaskan Basarnas untuk menyediakan helikopter di Cipali,” kata Menhub.

Saat ini, lanjut Menhub, pertumbuhan angkutan udara mencapai 9 persen, sementara angkutan motor tumbuh lebih dari 10 persen.

“Khusus untuk motor, kita harapkan dengan adanya mudik gratis motor dan mudik gratis orang sejumlah 208.000 itu bisa juga mengurangi jumlah,” tambah Menhub.

Menhub mengimbau agar masyarakat mempertimbangkan untuk menggunakan angkutan mudik yang lain selain motor.

Sebagai antisipasi persiapan, Menhub akan mengecek kesiapan di Bandara Soekarno Hatta seperti mengecek kondisi moda transportasi udara karena ada pertumbuhan dari pesawat yang disiapkan. Juga mengecek kesiapan pelabuhan Merak dan di luar Jawa.

author