Jelang Pilgub DKI, Mabes Polri Antisipasi Pelanggaran Via Media Sosial

NTMC – Antisipasi pelanggaran pidana via media sosial jelang pilgub DKI Bareskrim Polri menggandeng twitter, Kemenkominfo, ID-SIRTII (Indonesia Security Incident Response Team on Internet Infrastruktur).

Dir Tipid Eksus Bareskrim Polri Brigjen Agung Setya mengatakan, pertemuan dilakukan di Bareskrim pada Senin (26/9) siang. Pertemuan ini terkait dengan antisipasi tindak pidana cyber dalam Pemilukada baik yang akan dilaksanakan di wilayah DKI Jakarta maupun wilayah lainnya, jelasnya, Selasa (27/9/2016).

Agung menambahkan, pertemuan ini juga dihadiri Tim Gakumdu (penegakan hukum terpadu) dari Dit Tipidum Bareskrim, karena Terkait sistem pelaporan pidana pelanggaran Tindak Pidana Pemilukada berada dibawah naungan Gakkumdu, tambahnya.

“Tentunya juga harus diantisipasi adanya potensi Tindak Pidana yang dilakukan oleh seseorang melalui media Internet seperti Ilegal Akses terhadap sistem yg telah dibuat KPU atau terjadinya Tindak pidana larangan Berkampanye sebagaimana dalam UU Pilkada yang dilakukan melalui media internet ( Sara, penghasutan, penghinaan dll),” jelas Agung.

Dalam pertemuan itu, para penyelenggara media sosial di indonesia sepakat akan mendukung penegakan hukum yang dilakukan oleh Bareskrim terkait dengan Tindak Pidana dibidang Cyber yang terjadi pada pelaksanaan Pilkada ini. Bahkan twitter indonesia akan mengadakan pelatihan kepada penyidik guna membantu membuat forms pelaporan atau takedown akun yang bermasalah terkait pidana pada pelaksanaan proses Pilkada.

“Rencananya kedepan akan dilakukan kerjasama dengan KPU dan Bawaslu untuk memonitor sistem informasi teknologi yang akan digunakan dalam pelaksanaan Pilkada, dengan demikian diharapkan dapat meningkatkan pengamanan terhadap sistem yang digunakan dan mencegah TP dibidang Cyber,” tutup dia.