Kakorlantas Polri : ISDC Untuk Seluruh Lapisan Masyarakat

NTMC POLRI – Kakorlantas Polri Irjen Istiono mengatakan ISDC (Indonesia Safety Driving Center) merupakan implementasi amanat UULLAJ untuk meningkatkan kualitas keselamatan dan menurunkan tingkat fatalitas korban kecelakaan serta membangun budaya tertib berlalu lintas.

Menurut Kakorlantas, pembangunan ISDC dilatarbelakangi rasa keprihatinan atas tingginya tingkat kecelakaan di jalan raya. Terlebih di Indonesia, ‎yang terlibat kecelakaan lalu lintas ialah mereka yang berusia 14 tahun hingga 39 tahun, mencapai 58 persen.

“Dari 58 persen itu, yang tertinggi adalah pada usia 20 tahun hingga 24 tahun sebanyak 18 persen dan 16 persen korban dari usia 15 tahun hingga 19 tahun. 90 persen faktor penyebab kecelakaan di jalan adalah manusia,” tuturnya.

Kakorlanats menambahkan di Indonesia, sekolah mengemudi yang memenuhi standar yang benar masih sedikit. Selain itu belum ada pula standar sekolah mengemudi dan pengujian praktek SIM yang memiliki standar dan akreditasi. Melihat kondisi ini, penting segera didirikan ISDC.

Lebih lanjut, ISDC diungkapkan Istiono bisa ‎membantu pemerintah dalam menyiapkan wadah belajar dan berlatih bagi pengawal maupun ajudan VVIP dan VIP, penguji sim, instruktur sekolah mengemudi, pengemudi profesi, petugas SAR, pembinaan komunitas, wadah penyaluran hobi, laboratorium road safety, test drive, kompetisi safety riding/ driving, penyelenggaraan seminar dan pameran teknologi road safety dan tempat belajar bagi para calon pengemudi.

ISDC dibangun di lahan seluas 15 hektar di Pusdik Lantas Serpong, Tangerang Selatan dengan dilengkapi 150 master trainer yang telah dididik di dalam dan luar negeri.

Kakorlantas menambahkan membangun ISDC tidak mudah karena membutuhkan kebijakan yang mendukung, tim transformasi, pembangunan lapangan uji, peralatan uji kendaraan dan simulator, penyiapan master trainer, trainer dan training, manajemen pengelolaan dan sistem operasional, membangun konsorsium bagi pengelolaannya dan monev untuk pengembangan.

Kakorlantas menegaskan bahwa ISDC dibangun juga untuk masyarakat, jadi siapapun dapat berlatih di ISDC.

“Silahkan buat komunitas dan ajukan pelatihan ke pusdik, nanti akan ada yang akan memberi pelatihan disini, tidak hanya untuk roda empat, roda dua bahkan kendaraan besar pun bisa berlatih mengemudi di sini,” sambung Kakorlantas

ISDC resmi dibuka oleh Kapolri Jenderal Pol Idham Azis, pada Selasa (11/2/2020) pagi, di Pusdik Lantas Serpong, Tangerang Selatan, Banten untuk menekan angka kecelakaan yang didominasi faktor pengemudi.

ISDC merupakan pusat belajar, berlatih, penelitian dan pengembangan keselamatan mengemudi dan mengendarai kendaraan bermotor serta perilakunya.

Selain itu ISDC juga berfungsi sebagai pusat pameran dan konferensi terkait road safety. Atas inovasi dari personelnya itu, Idham mengapresiasi.

“Saya mengapresiasi seluruh inovasi yang telah diukir jajaran Korlantas,” tegas Kapolri.

author