Kapolres Jember Apresiasi Cita-cita Seorang Siswa Difabel Ingin Jadi Polisi

NTMC POLRI - Memiliki cita-cita sangat tinggi merupakan hak setiap orang, apalagi cita-cita itu disertai dengan budi pekerti sangat luhur dan mulia terlebih lagi bisa sampai berhasil tentu akan terasa bahagia .

Cita-cita yang sangat baik juga dimiliki oleh Ahmad Najib Tarjudin (7) seorang siswa SDN tanpa kaki yang berada di Kabupaten Jember, Jawa Timur.

Kisah Ahmad ini menuai simpati dan perhatian dari beberapa kalangan. Bahkan simpati itu langsung mengambil hati petinggi kepolisian Kabupaten Jember yang langsung berkunjung di kediaman orang tua Ahmad, Selasa (28/2).

Kapolres Jember AKBP Kusworo Wibowo bersama rombongan berkunjung langsung ke rumah Ahmad. Tujuan jajaran aparat kepolisian bermaksud ingin melihat langsung kondisi anak difabel asal Desa Kamal, Kecamatan Arjasa tersebut.

“Awalnya, kami membaca di media online. Setelah kami turun langsung, ternyata benar kondisi Ahmad betul-betul memprihatinkan,” ujar Kusworo.

Dia mengaku salut dengan yang dicita-citakan Ahmad, yakni ingin mengejar mimpinya menjadi seorang polisi. Ahmad merupakan siswa di SDN 3 Kamal. Cita-citanya menjadi polisi membuatnya terus bersemangat untuk mengejar pendidikan.

“Saya anggap itu luar biasa. Seorang anak yang masih duduk di bangku kelas 1 SD, sudah berani menentukan mimpinya menjadi polisi,” ungkapnya.

Tak hanya itu, lanjut Kusworo, dengan segala keterbatasan yang dimiliki Ahmad, tak membuat dirinya merasa minder.

“Luar biasanya lagi, dirinya tidak berkecil hati. Semoga cita-cita Ahmad bisa terkabul. Tidak ada yang tidak mungkin kalau Allah sudah berkehendak,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Kapolres juga menyerahkan sejumlah bantuan kebutuhan pokok dan alat sekolah.

Sementara menurut Kepala Desa Kamal Ahmad Sokib Zainuri, kondisi ekonomi keluarga Ahmad memang sangat memprihatinkan.

“Menurut saya, penderitaan Ahmad sangat lengkap. Untuk makan setiap hari saja susah, ditambah sekarang tidak bersama bapak kandungnya,” ungkap Sokib.

Sokib berjanji akan segera mengusulkan bantuan program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), agar rumah yang ditempati Ahmad segera dibangun melalui program tersebut,” pungkas Kades Sokib.

Tags:
author