Kapolrestabes Ungkap Kronologi Pembunuhan Dokter Nanik

NTMC POLRI – Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Abiyoso Seno Aji mengungkapkan jika dokter Nanik Trimulyani Arifin (72) dibunuh oleh salah seorang penghuni kos,

“Pelaku bernama Suparman kos di tempat korban selama satu bulan, sementara pelaku Supardi yang sudah tertangkap adalah penjaga tempat kos korban, keduanya warga Wonosobo,” ujar Abiyoso kepada wartawan, Minggu (30/4/2017).

Abi menambahkan, peristiwa tragis ini bermula ketika Nanik baru saja pulang dari rumah anaknya di Jakarta. Saat itu hari Minggu (23/4/2017) sekitar pukul 14.00 WIB. Sesampainya di rumah, korban masuk dan memergoki pelaku Suparman berada di dalam rumahnya. Sadar aksinya dipergoki, pelaku langsung mencekik korban.

“Korban melawan, hingga akhirnya pelaku mencekik leher korban hingga meninggal. Setelah membunuh, Suparman keluar, Supardi bertanya ‘kamu apain ibu’ dia menjawab ‘sudah saya bunuh’,” tuturnya.

Abi menambahkan, kedua pelaku pun memutar otak untuk menghilangkan jejak korban. Saat menguras harta benda, mereka menemukan STNK dan kunci mobil korban. Mobil ditemukan di RS Telogorejo, karena dititipkan disitu oleh korban.

“Mobil di bawa ke rumah dr Nanik, lalu jenazah korban ditaruh di bagasi, bagian tengah diisi barang-barang korban seperti televisi dan lain sebagainya, termasuk uang tunai digondol pelaku. Sekitar pukul 18.00 dua pelaku kabur ke Wonosobo,” imbuhnya.

Sampai di Banjarnegara, korban dibuang di parit atau selokan. Setelah itu kedua pelaku berniat menjual mobil Honda Freed milik korban, namun susah laku. Akhirnya, mobil ditinggal di rumah sakit umum di Wonosobo.

“Mobil korban ditemukan petugas. Tak lama, anggota berhasil meringkus Supardi. Melalui keterangan Supardi inilah, petugas kami menemukan jenazah korban,” tutupnya.

Hingga saat ini, polisi masih terus memburu pelaku Suparman.

Tags:
author