Kapolri Beri Kenaikan Pangkat Luar Biasa Polisi Korban Penyerangan Orang Tidak Dikenal di Kalsel

Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB) diberikan kepada anggota Polsek Daha Selatan, Polres Hulu Sungai Selatan (HSS), Kalimantan Selatan (Kalsel) yang menjadi korban penyerangan orang tak dikenal (OTK) dengan senjata tajam jenis Samurai.

Penghargaan KPLB diberikan oleh Kapolri Jenderal Polisi Drs. Idham Azis, M.Si. yang disampaikan langsung Kapolda Kalsel Irjen Pol. Dr. Nico Afinta, S.I.K., S.H., M.H. usai melayat ke rumah duka anggota Polsek Daha Selatan.

Dalam peristiwa penyerangan tersebut, dua anggota Kepolisian menjadi korban, satu orang diantaranya dinyatakan meninggal dunia usai menerima sabetan Samurai pelaku, sedangkan satu orang lainnya mengalami luka-luka.

Selain KPLB, Kapolri Jenderal Polisi Drs. Idham Azis, M.Si. juga menginstruksikan Kapolda Kalsel dan Jajaran untuk membantu dan memberikan santunan kepada keluarga yang ditinggalkan korban. “Kapolri dukung, saya dengan seluruh keluarga besar Polda Kalsel juga mendukung, karena 1 anggota kami kesulitan, maka seluruh anggota siap mendukung,” ujar Kapolda Kalsel Irjen Pol. Dr. Nico Afinta, S.I.K., S.H., M.H.

Menurut Kapolda, pihaknya akan membantu biaya sekolah anak-anak korban yang masih kecil. “Anak korban ada dua masih kecil-kecil. Satu umur 7 tahun dan satu 4 tahun, saya ke kediamannya menyampaikan duka cita dari Bapak Kapolri,” ucapnya.

Terkait peristiwa tersebut, Kapolda menegaskan jajarannya tidak akan segan melakukan tindakan tegas bagi para pelaku teror. Menurutnya, tidak ada ruang sedikit pun di Kalsel bagi kelompok tersebut. Polsek Daha Selatan, Polres HSS, Kalsel, diserang OTK dengan menggunakan sebilah Samurai pada Senin (1/6/2020) sekitar pukul 02.15 WITA.

Sebelum menyerang, pelaku melancarkan pembakaran terhadap salah satu mobil patroli milik Polsek Daha Selatan. Polisi pun meringkus pelaku namun saat hendak ditangkap, tersangka melakukan perlawanan kepada petugas dan dilakukan tindakan tegas hingga pelaku tewas.

Tags:
author