Kapolri Tugaskan Khusus Kapolda Sulteng Tumpas Jaringan Santoso

NTMC – Kapolri Jenderal Badrodin Haiti memberikan tugas khusus kepada Kapolda Sulawesi Tengah Brigjen Rudy Sufahriadi yang ditunjuk menggantikan Brigjen Idham Aziz sesaat ketika pelantikan tiga Kapolda berlangsung di Rupatama Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (10/3/2016).

Adapun tugas khusus yang diberikan Kapolri jenderal Badrodin Haiti kepada Kapolda Sulawesi Tengah Brigjen Rudy Sufahriadi antara lain untuk segera melakukan perburuan dan membekuk teroris Santoso di Poso beserta jaringannya. Jika hal tersebut berhasil dengan cepat, hal itu akan mengangkat citra Polri di mata dunia internasional.

Kapolri mengingatkan kepada jajarannya, bahwa jaringan radikalisme ini selalu bergerak mencari celah dan kelengahan kita, Karena itu teroris Santoso dan jaringannya serta kelompok-kelompok radikal lainnya harus ditumpas. Penumpasan jaringan tersebut sangatlah penting untuk menjaga bahkan meningkatkan stabilitas keamanan di Tanah Air.

Kapolri menunjuk dan menilai Brigjen Rudy sebagai Kapolda Sulawesi Tengah mampu melaksanakan tugas membekuk teroris Santoso dan jaringannya lantaran sepak terjang Brigjen Rudy sebelum bertugas di Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Brigjen Rudy pun pernah juga menjabat sebagai Kapolres Poso pada 2005-2007 silam.

Pada kesempatan itu, Badrodin juga turut melantik Irjen Budi Winarso sebagai Kapolda Sumatera Utara dan Brigjen Yovianes Mahar sebagai Kapolda Bangka Belitung. Keduanya diperintahkan menuntaskan masalah premanisme dan penambangan ilegal.

Badrodin pun meminta agar ketiga kapolda yang baru ini agar membereskan semua permasalahan di internal masing-masing, melakukan pengawasan ketat ke personel di lapangan serta minimalis tindakan kontraproduktif ke Polri.

author