Kecelakaan Adu Banteng Dua Motor di Jalan Ahmad Yani Wonogiri, Satu Orang Tewas

NTMC POLRI – Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan dua sepeda motor terjadi di Jalan Ahmad Yani Kerdukepik Wonogiri. Akibat kecelakaan tersebut, satu orang meninggal dan dua lainnya terluka.

Kapolres Wonogiri AKBP Christian Tobing didampingi Kasatlantas AKP Indra Hartono melalui Kanitlakalantas Ipda Broto Suwarno mengatakan, adu banteng tersebut melibatkan dua sepeda motor Honda Tiger AD 8865 GR dan Honda Vario AD 6922 FI. Kecelakaan disebabkan oleh pengendara tidak bisa mengatur jarak aman saat berkendara.

Insiden tragis itu terjadi pada pukul 21.30 WIB, Kamis (3/12/2020) di jalan raya Wonogiri-Selogiri atau Jl A Yani, Lingkungan Kerdukepik, Kelurahan Giripurwo, Kecamatan Wonogiri Kota.

“Begitu dapat informasi, kami langsung turun dan melakukan evakuasi sekaligus olah TKP. Korban langsung kita larikan ke rumah sakit,” ujar dia.

Menurutnya, pengendara Honda Tiger berinisial R (24), warga Sukorejo, Kecamatan Wonogiri. Kemudian pengendara Honda Vario, F(21), warga Tremes, Kecamatan Sidoharjo, sedang pemboncengnya adalah M (22), warga Jatirejo, Kecamatan Girimarto.

Dia menyatakan, akibat peristiwa itu menyebabkan pengendara Honda Tiger mengalami luka pada kaki. Demikian pula dialami pengendara Honda Vario yakni F (24). Saat ini, keduanya masih menjalani perawatan di RSUD Wonogiri.

Sementara itu, M (22) pembonceng Honda Vario, mengalami lula berat pada bagian kepala dan kaki kanan serta kiri. Setelah menjalani perawatan sesaat di rumah sakit sesaat, korban akhirnya meninggal dunia.

“Sampai saat ini kami belum dapat meminta keterangan terhadap kedua pengendara sepeda motor yang terlibat Lakalantas itu, karenan kedua korban masih berada diruang ICU RSUD Wonogiri. Sementara korban meninggal sudah diserahkan kepada keluarganya,” beber dia.

Kanitlakalantas Polres Wonogiri ini mengimbau agar masyarakat atau pengguna jalan tetap berhati-hati dan selalu mematuhi tata tertib berlalulintas. Selalu memakai helm dan tetap mematuhi protokol kesehatan.

Pihaknya juga mengimbau, ketika mendapati peristiwa lakalantas segera dibantu untuk proses evakuasi. Jangan malahan mengambil gambarnya, memvideokan dan memviralkan peristiwa itu di medsos, seakan-akan tak punya empati.

“Kita punya rasa kemanusiaan, maka tunjukkan,” ujar dia.

author
No Response

Comments are closed.