Kecelakaan Maut, Dua Sepeda Motor Adu Banteng

65 views

NTMCPOLRI – Kecelakaan maut terjadi di jalan Semanu menuju Candirejo Minggu (26/1/2020) siang. Dua buah sepeda motor adu banteng di ruas jalan tersebut tepatnya di Padukuhan Pucangsari, Candirejo, Semanu. Akibatnya salah seorang pemotor tewas di lokasi kejadian.

Kanit Laka Lantas Polres Gunungkidul, Iptu Sony Yunianto menuturkan, kecelakaan maut tersebut bermula dari sepeda motor yang dikendarai oleh Rubiyo (48) warga Gupakan, Kecamatan Tepus, dengan nomor polisi AB 5688 CW melaju dari arah Semanu menuju Candirejo. Saat itu, Rubiyo melaju dengan kecepatan sedang.

Dari arah berlawanan muncul sepeda motor matik yang dikendarai oleh Muhammad Fahri Rahman (20) memboncengkan Maya Amelia Azizah (20), keduanya warga jalur 7 Teluk Panji 1, Teluk Panji, Kampung Rakyat, Labuhan batu, Selatan Sumatera Utara. Saat itu, Bahri mengendarai kendaraan cukup tinggi.

“Di lokasi kejadian yang menikung, Bahri melaju terlalu ke kanan. Karena jarak terlalu dekat maka tabrakan tak bisa dihindarkan,” paparnya, Minggu (26/1/2020) saat dikonfirmasi.

Keduanyapun terlibat adu banteng dan berbenturan. Akibat benturan yang cukup keras tersebut kondisi kendaraan juga mengalami kerusakan yang cukup berat. Sementara Rubiyo sempat terlempar beberapa meter sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia di tempat akibat mengalami luka berat di kepala bagian belakang.

Sementara itu Bahri dan temannya yang diboncengkan hanya mengalami luka lecet di pelipis kanan robek di bagian mulut serta kaki kanan. Keduanya lantas dilarikan ke rumah sakit umum daerah (RSUD) Wonosari untuk mendapatkan perawatan yang lebih lanjut. Aparat kepolisian Terus melakukan penyelidikan penyebab pasti dari tabrakan kedua kendaraan bermotor tersebut.

“Kami mengimbau kepada warga untuk berhati-hati ketika di jalan yang menikung,” imbaunya.

Kemungkinan besar peristiwa tabrakan tersebut karena Fahri dan temannya tidak bisa mengendalikan laju kendaraan akibat tidak mengetahui secara pasti medan yang mereka lalui. Keduanya tak mengetahui jika di daerah tersebut jalannya menikung sehingga kaget dan berjalan terlalu ke kanan.

author