Kediri Siap Ujicoba E-Tilang Pertama di Indonesia

Kediri – Polres Kediri melakukan inovasi pelayanan terhadap masyarakat terutama berbasis elektronik dan sistem informasi atau IT.

Melalui komunitas Criminal Justice System Plus atau (e-CJS) diharapkan bisa mewujudkan pelayanan prima kepolisian terhadap masyarakat seperti yang diharapkan Kapolri Tito Karnavian.

Pelayanan berbasis elektronik ini dilakukan MoU bersama Bank BRI, polisi, Kejari Kab Kediri, Pengadilan Negeri dan Lapas Kelas II A Kediri. Pelayanan itu seperti e-Tilang, e-Tipiring, e-Sidik, e-SP2HP.

“Ini merupakan yang pertama di Indonesia, nanti akan dipraktekkan langsung seperti apa e-Tilang itu oleh Kasatlantas AKP Fatikh,” kata Kapolres Kediri AKBP Akhmad Yusep Gunawan, Selasa (11/10/16).

Jadi, jelas kapolres, seluruh pelayanan yang berbentuk elektronik nantinya akan menjadi suatu pilihan bagi masyarakat untuk menyelesaikan urusan atau pelanggaran bahkan proses penyelidikan suatu perkara tanpa membutuhkan waktu lama dan lebih singkat serta efisien.

Selama ini Polres Kediri dalam satu bulan bisa menangani tiga ribuan tilang yang masuk di kepolisian. “Saya berharap dengan adanya e-CJS ini menurunkan angka pelanggar lalu lintas, serta bentuk transparansi kami pada masyarakat,” jelas kapolres.

Sementara Oktavia Kusuma, salah satu pengendara sepeda motor mengaku bahwa e-Tilang, salah satu pelayanan berbasis sistem. Informasi ini sangat memudahkan warga yang akan mengurus tilang. Selain karena tidak butuh waktu lama, tidak perlu ikut sidang juga tidak perlu ke kantor polisi.

“Saya barusan kena tilang, tapi hanya donlwnload software jangka jayabaya dan e-tilang, kurang dari 20 menit semua selesai hingga bayar dendanya,” ucap gadis warga Gurah yang ditilang karena tidak melengkapi sepeda motornya dengan kaca spion.

Rencananya Polres Kediri akan melaunching segala bentuk pelayanan kepolisian berbasis sistem informasi dan IT hanya melalui telepon genggam dalam waktu dekat.

author