Kinerja Ops.Ramadniya Candi 2016 Polres Kebumen Patut Diacungi Jempol

NTMC – Terkait upaya rekayasa lalulintas arus mudik hingga balik Lebaran di Kebumen yang dilakukan aparat kepolisian dan pihak terkait lainnya dalam merekayasa patut diacungi jempol. Pasalnya, kemacetan parah yang diprediksikan terjadi pada H – 7 hingga H + 7 Lebaran di Kebumen hingga Purworejo tidak terbukti.

Kabid Lalu Lintas pada Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kabupaten Kebumen Marsijanto mengemukakan, saat Operasi Ramadniya Candi 2016 yang digelar mulai Kamis (30/6) – Jumat (15/7) pun diperpanjang sampai hari terakhir liburan sekolah pada Minggu (17/7). baik jalur utama maupun alternatif digunakan dengan baik oleh pemudik

Kapolres Kebumen AKBP Alpen melalui Kasat Sabhara Polres Kebumen AKP Krida Risanto pun mengaku terus berkoordinasi secara intensif dengan pihak terkait selama penanganan arus mudik hingga balik Lebaran dengan merekayasa lalin sebanyak 16 titik, dimana sembilan titik di antaranya merupakan simpul jalan, dua titik perlintasan kereta api, dan lima titik pasar tumpah.

Diketahui Macet Simpang lima Kebulusan salah satu titik rawan macet yang direkayasa petugas. Selain itu, di simpang tiga ijo Rowokele, jembatan dobel Purbowangi, simpang tiga Sangkalputung Gombong, Pasar Gombong, perlintasan KA Karanganyar, simpang tiga Guyangan, dan Pasar Tengok Sruweng. Selanjutnya, simpang empat Kewayuhan, simpang empat Bocor, Pasar Wonosari, simpang tiga Kambalan, Pasar Kutowinangun, perlintasan KA Kutowinangun, simpang tiga Gentang, dan Pasar Prembun.

Dalam kinerja ini, Disampaikn sebanyak 653 personel kepolisian pun dikerahkan untuk operasi pengamanan selama arus mudik Lebaran. Selain itu dibantu personel dari Kodim 0709 Kebumen, Satpol PP, anggota Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) dan Pramuka yang dipimpin langsung oleh Sekda Adi Pandoyo selaku ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Kebumen.

Mereka disebar di 12 Pos Pengamanan (Pospam), satu pos pelayanan/ cek poin, serta sembilan subpospam di sejumlah titik rawan kriminalitas, objek vital, dan tempat keramaian. Hingga H + 11 Lebaran petugas masih terus berjaga. (K5-49)

author