Kisah Polisi Ngawi Bantu Pemakaman Saat Tengah Banjir

NTMC POLRI – Banjir yang melanda wilayah Ngawi memiliki kisah mendalam bagi aparat kepolisian wilayah setempat. Para personel terharu saat membantu evakuasi warga yang sakit dan membawa jenazah untuk dimakamkan.

18 desa yang terdampak banjir tersebar di enam kecamatan. Sebanyak 2.529 rumah digenangi air dengan ketinggian 50 cm hingga 1,5 meter.

“Ikut terharu dan sedih saat kemarin membantu evakuasi warga yang sakit yang terjebak banjir dan mengevakuasi jenazah orang meninggal dunia karena sakit menuju ke pemakaman,” ujar Kapolres Ngawi, AKBP Pranatal Hutajulu, Jumat (8/3/2019).

Banjir yang mengepung 18 desa di 6 kecamatan membuat BPBD Ngawi kewalahan mengevakuasi warga. Polisi kemudian turun tangan, terjun menerobos banjir membantu warga menjauh dari kepungan air setinggi 50 hingga 150 cm.

“Kita sudah sejak kemarin ikut membantu evakuasi para korban yang terjebak banjir. Yang parah yang berdekatan dengan Sungai Madiun itu di Kecamatan Kwadungan,” imbuhnya.

Pranatal mengaku telah memerintahkan anggotanya untuk fokus membantu para korban yang terdampak banjir. Selain evakuasi, petugas juga membantu pendistribusian bantuan kepada warga yang bertahan atau tidak mengungsi karena merasa rumahnya masih aman.

“Kita sudah mendistribusikan bantuan makanan siap saji ke warga yang terdampak,” lanjutnya.

author