Komisi V DPR RI Gelar Rapat Bersama Instansi Terkait Dalam Pengamanan Nataru 2019

NTMC POLRI – Jelang Natal dan Tahun Baru 2020, Komisi V DPR RI menggelar rapat terkait pengamanan dan kelancaran arus lalu lintas pada libur Nataru, bersama Kementerian Perhubungan, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Basarnas, Korlantas Polri dan sejumlah instansi terkait lainnya, yang digelar di ruang rapat Komisi V DPR RI, Jakarta, 2 Desember 2019.

Rapat dipimpin oleh Lasarius, S.Sos. sebagai ketua Komisi V DPR RI, hadir dalam rapat, Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono, Kakorlantas Polri, Irjen Pol Drs. Istiono, M.H., dan beberapa Direktur Utama dan Direktur instansi terkait.

Budi Karya dalam paparannya menjelaskan bahwa sinergitas antar instansi dalam pengamanan Nataru pada tahun ini harus lebih ditingkatkan dan baik lagi.

“Seminggu ke depan kami akan menggelar kembali rapat secara intensif bersama Kapolri dalam hal pengamanan, dan ini akan sangat membantu dengan pemetaan-pemetaan dari Polri dalam hal kerawanan ganggguan keamanan dan kelancaran,” ujar Budi.

Budi juga menjelaskan bahwa dalam pengamanan arus lalu lintas pada Nataru sudah ditetapkan bersama Korlantas Polri.

“Kita sudah sepakat, bahwa pembatasan kendaraan berat, mulai tanggal 20, 21, 25, 31 Desember dan 1 Januari,” quote Budi.

Sementara itu, Basuki Hadimuljono menjelaskan bahwa, pemberlakuan Tol Jakarta-Cikampek Elevated pada tanggal 15 Desember ini akan berdampak baik bagi kelancaran arus lalu lintas pada saat libur Nataru.

“Selain adanya pembatasan kendaraan berat, dibukanya Tol Japek Elevated juga akan membantu kelancaran lalu lintas, dan ini juga sudah kami koordinasikan oleh Korlantas Polri,” quote Basuki.

Kepala Korps Lalu Lintas Polri, Irjen Pol Drs. Istiono, M.H., juga menjelaskan beberapa point yang menjadi target dalam pengamanan libur Nataru.

“Sebagai target dalam pengamanan dan kelancaran arus lalu lintas tahun ini, kami sepakat bahwa pengamanan tahun ini harus lebih baik dari tahun sebelumnya. Baik dalam waktu tempuh yang lebih cepat, titik kemacetan berkurang. Dan yang paling utama keselamatan di jalan yang lebih baik dengan menurunnya jumlah kecelakaan dan korbannya,” papar Kakorlantas.

Selain itu, personil gabungan yang bertugas juga disiapkan tidak hanya untuk memberikan keamanan dan kelancaran di jalan, tetapi juga disiapkan dalam mengantisipasi bencana alam.

“Total ada 160 ribu personil gabungan, yang nanti akan berada pada titik-titik yang sudah ditentukan ketika pelaksanaan OPS Lilin 2019, selain itu para petugas juga disiapkan untuk dapat mengantisipasi bencana alam,” quote Kakorlantas.

Kakorlantas juga menerangkan bahwa ada titik-titik tertentu yang menjadi prioritas utama dalam OPS Lilin 2019, yakni Tol Jakarta-Cikampek, Pelabuhan Merak, Pelabuhan Ketapang, ruas jalan Medan-Brastagi, ruas jalan Malangbong, Limbangan Gentong, ruas jalan Puncak, Bandung dan Lembang, serta lokasi-lokasi wisata yang sudah dikenal masyarakat, seperti Ancol, TMII, Pantai Kuta, Batu Malang, Simpang Lima, Malioboro dan lainnya.

“Sama seperti pada tahun-tahun sebelumnya, ruas jalan menuju lokasi wisata pada libur Nataru ini menjadi atensi bagi kami. Dengan adanya sinergitas antar instansi yang baik, akan banyak solusi untuk mengatasi permasalahan di kawasan tersebut,” quote Kakorlantas.

author