Libur Isra Mi’raj, Kendaraan Mengular di Kawasan Puncak

NTMCPOLRI - Kawasan Puncak, Bogor, masih terus menjadi sasaran utama warga dari berbagai daerah mengisi libur panjang akhir pekan peringatan Isra Mi’raj yang jatuh pada hari ini, Sabtu (16/5/2015). Akibatnya, kemacetan parah karena tingginya volume kendaraan terjadi sejak pagi hari di sepanjang Jalan Raya Puncak.

Pagi hari tadi, antrean ratusan kendaraan di Gerbang Tol (GT) Ciawi menuju Puncak, mengular hingga sejauh 5 kilometer. Pengendara yang hendak menuju kawasan Puncak, harus rela antre lebih lama menuju gate di GT Ciawi. Padatnya kendaraan, terus terjadi hingga siang ini.

Pantauan detikcom pukul 11.15 WIB, kemacetan masih terjadi sejak menjelang GT Ciawi. Antrian kendaraan nampak mengular sejauh 4 kilometer sebelum GT Ciawi. Untuk mengurai panjangnya antrian kendaraan, pihak Jasa Marga membuka 8 gate. Tak hanya itu, untuk mengurangi padatnya kendaraan di GT Ciawi, pihak kepolisian juga mengalihkan kendaraan yang menuju Puncak agar keluar melui GT lain seperti GT Sentul Selatan dan GT Bogor (Branangsiang).

Di saat yang sama, ratusan kendaraan yang akan menuju Puncak juga nampak mengular sejak 500 meter selepas GT Ciawi, menuju Gadog hingga tanjakan Selarong. Kemacetan juga terjadi di beberapa titik pusat pertokoan yang menjual oleh-oleh, rumah makan dan kawasan wisata yang ada di sepanjang jalur puncak.

Kasat Lantas Polres Bogor, AKP Bramastyo Priaji mengatakan, volume kendaraan yang datang dari arah Jakarta menuju Puncak pada hari ini melebihi volume kendaraan pada hari hari sebelumnya (Jumat, 15/5/2015). Berdasarkan data dari pihak GT Ciawi, sebanyak 21 ribu kendaraan datang dari arah Jakarta menuju kawasan Puncak, pada Jum’at (15/5/2015). Mereka yang datang, kata AKP Bramastyo, merupakan warga dari luar Bogor yang hendak mengisi liburan di kawasan Puncak.

“Ini terlihat dari plat kendaraan yang terlihat. Mereka kebanyakan dari asal Jakarta dan Tangerang,” katanya.

Selain karena volume kendaraan, kemacetan di jalan raya puncak juga disebabkan karena banyaknya pengendara yang berhenti di lokasi-lokasi belanja dan kawasan wisata. “Seperti kawasan wisata Taman Matahari, dan Simpang Taman Safari,” kata AKP Bramastyio. Selain itu, kata Bramastyo, kemacetan juga lebih disebabkan karena ruas jalan di Jalan Raya Puncak, sudah tidak seimbang dengan volume kendaraan yang ada saat liburan.

Untuk mengurai kemacetan, pihak Satlantas masih mengandalkan sistem buka-tutup jalur (one way). “Untuk hari ini, sudah satu kali kita lakukan one way. Pagi tadi kita prioritaskan kendaraan (dari arah Jakarta) ke atas (menuju Puncak),” kata AKP Bramastyo.

author