Minimalisir Lakalantas, Satlantas Polres Lutim Pasang Spanduk Imbauan di Titik Lokasi Rawan Laka

NTMC POLRI – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Luwu Timur melaksanakan pemasangan spanduk rawan lakalantas dan banner imbauan tertib berlalu lintas di daerah rawan kecelakaan pada beberapa jalur ruas jalan raya yang dinilai rawan kecelakaan, Selasa (12/1/21).

“Demi menjaga keselamatan para pengemudi kendaraan, Satlantas Polres Luwu Timur melaksanakan pemasangan spanduk rawan laka dan banner imbauan tertib berlalu lintas yang telah kami pasang di titik-titik rawan laka. Adapun lokasi yang kami pasang, yakni Desa Lera, Kecamatan Wotu dan Desa Ujung Batu Maliwowo, Kecamatan Angkona,” ujar Kasatlantas Iptu Desy Ayu Dwi Putri, S.IK.

Iptu Desy menegaskan, pemasangan spanduk rawan laka dan banner imbauan tertib berlalu lintas ini sebagai upaya pihaknya menekan angka kecelakaan berlalu lintas di jalan raya dalam wilayah hukum Polres Luwu Timur.

“Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama mentaati aturan tertib berlalu lintas di jalan raya, sebagai ikhtiar dalam menekan korban laka demi terciptanya keamanan, keselamatan, ketertiban, kelancaran berlalu lintas (kamseltibcar),” kata Kasatlantas Iptu Desy Ayu Dwi Putri, S.IK.

Satlantas Polres Luwu Timur juga melaksanakan pemasangan spanduk tentang kepatuhan terhadap protokol kesehatan dengan menerapkan 5M.

“Tak hanya spanduk rawan laka dan banner imbauan tertib berlalu lintas yang kami pasang, tapi juga ada spanduk tentang kepatuhan terhadap protokol kesehatan dengan menerapkan 5M, yakni Mengurangi Mobilisasi, Menghindari Kerumunan, Menggunakan Masker, Mencuci Tangan dan Menjaga Jarak yang dipasang di depan Pasar Rakyat Kecamatan Mangkutana,” jelasnya.

Terakhir Kasatlantas Iptu Desy mengingatkan seluruh masyarakat luas agar bersama sama menjaga keselamatan, keamanan, ketertiban, dan kelancaran saat berlalu lintas dengan mentaati aturan tertib berlalu lintas di jalan rayam sekaligus mentaati protokol kesehatan di masa pandemi Covid-19.

Tags:
author
No Response

Comments are closed.