Modus Menggandakan Uang, Tersangka Tipu Korbannya Hingga Miliaran Rupiah

NTMC POLRI – Polisi amankan seorang pria paruh baya yang melakukan penipuan dengan modus menggandakan uang. Pria itu adalah S(50),  warga Desa Karangsentul Kecamatan Padamara Kabupaten Purbalingga. Tersangka menipu korbannya YP, warga Bale Endah Bandung dengan nilai Rp 2,8 miliar.

Kapolres Cilacap, AKBP Djoko Julianto menjelaskan,  kasus ini terungkap setelah YP membuat laporan ke polisi. Pada YP, Sugiyono menjanjikan uang yang dimiliki korban bisa dia gandakan. Saat itu, YP memberikan uang 150 juta. Dijanjikan uanganya menjadi Rp 1,8 miliar.

Tersangka ditangkap pada hari Senin (16/1 0) di sebuah rumah kontrakan di Desa Pucung Kidul Kecamatan Kroya Kabupaten Cilacap. Di rumah tersebut, ditemukan ruang atau kamar tempat ritual. Ditemukan pula peti terbungkus kain warna putih berisi uang mainan tertata di atas triplek kayu.

 

“Tersangka dengan kata-kata manis mempengaruhi korban yang saat itu sedang mengalami masalah keuangan karena usahanya yang lagi bermasalah,” kata Djoko.

Korban pertama kali memberikan uang untuk digandakan di indekos pelaku di Jl Dr Sutomo, Cilacap. Korban sempat diajak tersangka melakukan ritual menggandakan uang dengan menarik uang karomah. Ritual yang dilakukan menyembelih kambing serta bacaan wiritan yang diajarkan oleh pelaku.

“Untuk meyakinkan, korban sempat diajak ke kamar ritual dan diperlihatkan tumpukan uang pecahan mainan Rp 100.000 di dalam peti,” jelasnya.

Setelah korban men-transfer uang hingga total Rp 2,8 miliar, nyatanya uang karomah atau uang hasil penggandaan yang dijanjikan oleh tersangka tidak kunjung datang. Merasa tertipu, korban melapor.

Barang bukti yang diamankan dari tangan tersangka adalah 2 pucuk senjata jenis soft gun dan beberapa lembar rekening bank dari kontrakan pelaku. Ada pula peralatan ritual seperti jenglot dan minyak wangi.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka di jerat dengan pasal 378 kuhp dan pasal 372 kuhp tentang penipuan pengelapan dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara.

author