Operasi Patuh Semeru 2019 Jaring 42 Ribu Kendaraan di Surabaya

NTMC POLRI – Selama 12 hari pelaksanaan Operasi Patuh Semeru 2019, 42 ribu pengendara ditilang di wilayah hukum Polrestabes Surabaya . Jumlah tersebut meningkat dibanding tahun lalu.

Kasatlantas Polrestabes Surabaya AKBP Eva Guna Pan Pandia mengatakan, dalam Operasi Patuh Semeru 2019, ada delapan sasaran penindakan. Penindakan tersebut di antaranya tidak memakai helm SNI, melawan arus, menggunakan ponsel saat mengemudi, melewati batas kecepatan, overload atau melebih mutan, dan pengendara di bawah umur.

“Delapan item menjadi sasaran kita yang memang mayoritas potensi kecelakaan, terutama melawan arus. Jadi kita mengharapkan, dalam operasi patuh ini, kita evaluasi. Ada penurunan dari segi kecelakaan, tetapi memang jumlah pelanggarannya meningkat 100 persen dibanding tahun kemarin,” kata Pandia, Rabu (11/9/2019).

Pandia menjelaskan, dari data Satlantas Polrestabes Surabaya, pada 2018 sebanyak 20 ribu pengendara ditilang. Sedangkan pada 2019 ini polisi mengeluarkan 42 ribu tilang.

“Untuk tahun kemarin kita tilang sebanyak 20 ribu, sementara untuk tahun 2019 lebih-kurang 42 ribu tilang. Untuk angka kecelakaan 30, meninggal 2 orang. Tahun ini laka ada 27, sementara korban meninggal tidak ada,” jelas Pandia.

Dari kenaikan pelanggaran 100 persen, sebanyak 65 persen pelanggaran dilakukan oleh pengendara roda dua.

“Mayoritas roda dua. Melawan arus yang paling banyak, tidak memakai helm, dan di bawah umur. Tiga prioritas. Kita berharap peran masyarakat, ayo kita sama-sama kerja sama untuk mengimbau masyarakat patuh lalu lintas, sehingga bisa terwujud dan angka kecelakaan bisa kita tekan tentunya,” tandas Pandia.

author