Pesan Irjen Nico Afinta Saat Pamit Tinggalkan Polda Kalsel

NTMCPOLRI – Suasana haru mewarnai perpisahan Irjen Nico Afinta, mantan Kepala Polda Kalimantan Selatan yang kini resmi menjabat Kepala Polda Jawa Timur. Keberhasilan memerangi peredaran narkoba menjadi catatan penting Nico selama bertugas di Kalsel.

Saat memberikan sambutan perpisahan di depan ratusan personel Polda Kalsel, Irjen Nico Afinta menekan pentingnya personil kepolisian menjalankan Tugas Wewenang dan Tanggung Jawab (TWT).”

Sebagai anggota Polri,  dimana pun kita bertugas yang paling diingat apa tugas saya, kewenangan apa diberikan agar tugas itu tercapai lalu kepada siapa harus bertanggung jawab,” tegasnya, Sabtu (21/11).

Masa tugas Irjen Nico Afinta di Kalsel tidak terlalu lama hanya enam bulan 19 hari. Meski singkat namun ada beberapa catatan penting keberhasilan Nico antara lain pemberantasan peredaran narkoba. Pada Agustus 2020 lalu Polda Kalsel berhasil mengungkap kasus penyelundupan 300 kilogram narkoba jenis sabu.

Kasus ini melibatkan jaringan internasional. Narkoba asal Malaysia tersebut masuk lewat jalur Kalimantan Utara tujuan Kalsel. Pemberantasan narkoba menjadi prioritas Nico saat menjabat Kepala Polda Kalsel pada Mei 2020. Pasalnya Kalsel merupakan salah satu daerah dengan tingkat peredaran narkoba tertinggi di Indonesia.

Keberhasilan ini  mencatatkan rekor terbesar Polda di luar Pulau Jawa hingga mendapatkan penghargaan dari Gubernur dan Ketua DPRD Kalsel. Sebelumnya Nico pernah sukses mengungkap masuknya satu ton narkotika jenis sabu asal Guangzhou, Cina ke Indonesia melalui Dermaga eks Hotel Mandalika,  Serang, Banten ketika menjabat Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya tahun 2017.

Selain itu saat menjabat Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya tahun 2018, Nico memimpin pengungkapan kasus pencurian dana nasabah bank (skimming) dan mendapat penghargaan Law Enforcement Award dari Visa Risk Security Summit 2018 di Singapura.

author