Petugas Gabungan PPKM Perketat Segala Pintu Masuk Kota Ngawi

NTMC POLRI –  Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) sudah diterapkan di 11 Kota/kabupaten di Jatim, salah satunya Kabupaten Ngawi. Hari ke-5 PPKM, tim Hunter Polres Ngawi melakukan pengetatan di berbagai penjuru dan jalan masuk.

Tak hanya itu, petugas gabungan juga melakukan pengawalan pasien, jenazah dan warga yang akan isolasi karena COVID-19.

“Selain kita melakukan patroli Operasi Yustisi juga ikut mengawal pasien baik yang baru reaktif rapid test maupun yang sudah positif COVID-19 untuk penjemputan. Supaya warga tidak mendekat dan tetap ingat protokol kesehatan,’ ujar Kapolres Ngawi AKBP I Wayan Winaya, Jumat (15/1/2021).

Tidak hanya pasien yang positif COVID-19, kata kapolres, pengawalan juga warga yang akan menjalankan isolasi di tempat yang disediakan Pemkab Ngawi. Tempat karantina bagi warga yang reaktif, lanjut Winaya, di lokasi wisata Agro Techno Park di lereng Gunung Lawu, Ngrambe.

“Kita kawal semua termasuk sampai ke tempat karantina,” terangnya.

Tim Satgas COVID-19 memperketat kendaraan masuk ke Ngawi. Berbagai titik penjuru masuk Ngawi, kata Winaya, akan dilakukan pemeriksaan dan pengendara wajib menunjukkan hasil rapid test nonreaktif atau negatif. Bagi pengendara yang tidak bisa menunjukkan hal itu, akan diminta untuk putar balik.

“Jadi wajib menunjukkan hasil rapid test dan jika tidak bisa menunjukkan kita perintahkan putar balik. Ini sudah kesepakatan Forkopimda,” tandas Winaya.

Sementara data yang dihimpun detikcom, kasus COVID-19 di Ngawi per tanggal 14 Januari 2021 mencapai 792 dan 48 di antaranya meninggal dunia. Sedangkan 587 pasien telah dinyatakan sembuh dan sisanya masih dalam perawatan.

author
No Response

Comments are closed.