Point Penting Kakorlantas Polri dalam Rakernis Demi Wujudkan Road Safety

NTMCPOLRI – Ada beberapa atensi perbaikan di bidang pelayanan lalu lintas yang menjadi sorotan Kepala Korps Lalu Lintas Polri, Irjen Pol Drs. Istiono, M.H., pada Rakernis Fungsi Lalu Lintas T.A 2020. Pada kesempatan terakhir kegiatan Rakernis Fungsi Lalu Lintas T.A 2020 yang dilangsungkan di Pusdik Lantas Serpong, Tangerang Selatan, Kakorlantas langsung memberikan beberapa atensi yang harus dibenahi dari segala bidang lalu lintas.

Pada bidang Penegakan Hukum, Kakorlantas menyoroti pendataan IRSMS, penindakan pelanggaran ODOL, penanganan kecelakaan (pelayanan pinjam pakai barang bukti), penambahan SDM dan pendidikan keahlian operator TAA, serta penindakan ETLE.

“IRSMS yang menyimpan data kecelakaan ini sangat penting dan perlu dibenahi. Jadi tolong ini menjadi prioritas.” ujarnya.

Lanjut Kakorlantas mengemukakan masalah penindakan kendaraan over dimension dan overloading ini menyangkut banyaknya kerugian yang ditimbulkan, mulai dari keselamatan pengguna jalan, hingga kerusakan jalan, serta menjadi perlambatan laju kendaraan.

“Saya ingin di tol tidak ada perlambatan karena overload, hingga akhirnya waktu tempuh minimal di tol bisa kita lalui 60Km/jam ini terhambat karena kendaraan odol,” tambahnya.

Pada hal persoalan penanganan kecelakaan, Kakorlantas menaruh perhatian utama pada TAA. Ia menilai bahwa sumber daya manusia di kepolisian yang memiliki kompetensi harus disekolahkan dan mendapat sertifikasi kompeten. Selain itu juga Kakorlantas masih mendengar adanya pungli dibeberapa wilayah, dan ini harus segera dihentikan.

“Ini tantangan kita yang harus kita jawab. Penguatan di Mabes, Polda, Polres, dalam penanganan kecelakaan ini tolong juga menjadi perhatian kita. Termasuk juga pada penegakan hukum dijalan, gatur, pungli-pungli dijalan, tolong jangan sampai macam-macam. Itu dapat mencoreng kita, bahkan mencoreng institusi yang kita banggakan.” tegas Kakorlantas.

Pada bidang Regident, Kakorlantas menyoroti pembenahan pelayanan SIM, baik perpanjangan maupun pemohon baru, STNK, BPKB, ERI, cek fisik, KIR, dan TNKB. Ini semua agar dibenahi sistem pelayanannya.

“Permasalahan STNK, jangan ada lagi yang main-main. Karena ini berpengaruh pada database kita. Nantinya kalau kita menuju ERI dan ETLE, ini akan menyulitkan proses tilang elektronik. Kemudian cek fisik, KIR harus dibenahi menju pelayanan prima. Serta TNKB yang masih banyak tidak sama di wilayah,” ucap Kakorlantas.

Sementara pada bidang keamanan dan keselamatan, Kakorlantas berpesan untuk menggalakkan kembali forum lalulintas serta menggandeng tim ahli maupun tokoh masyarakat, untuk memberikan saran, masukan terkait dengan keselamatan jalan.

“Jangan lupa, bahwa kita masih dikejar target RUNK, kepolisian lalu lintas tahun ini harus berbenah lebih untuk mengurangi public complain. Tolong ini menjadi prioritas dan perhatian kita semua,” tutup Kakorlantas.

author