Polda Jateng Tangkap 14 Orang Komplotan Pencuri Kabel Telepon

NTMC POLRI – 14 orang diamankan Polda Jawa Tengah terkait pencurian kabel tembaga milik PT Telkom. Dari salah satu tersangka menjadi otaknya merupakan mantan pegawai rekanan Telkom.

Kabid Humas Polda Jateng Kombes Iskandar Fitriana Sutisna menjelaskan, aksi pencurian dilakukan di Jalan Supriyadi Kota Semarang, Kamis (22/10). Saat itu ada saksi yang curiga melihat gerombolan layaknya petugas Telkom.

“Karena merasa curiga, saksi AK mengajak saksi M, menuju ke lokasi. Sesampainya di tempat, mereka menanyakan kepada pekerjanya, apakah pekerjaan ini ada surat resmi dari PT Telkom pusat. Dijawab oleh salah seorang pekerja berinisial B, bahwa pekerjaan ini resmi,” kata Iskandar.

Setelah dicek, diketahui tidak ada perbaikan di lokasi tersebut. Saksi yang curiga melapor ke polisi dan akhirnya dilakukan penangkapan terhadap belasan pelaku.

“Ditangkap 14 orang dengan inisial Ma, MZ, MO, HR, AT, SNG, DK, SB, IAB, SR, AW, FRT, ES, dan DP,” sebutnya.

Iskandar menjelaskan para pelaku ini sudah merencanakan aksinya. Mereka juga mengaku telah empat kali melakukan upaya pencurian, aksi pertama dan kedua berhasil, aksi ketiga gagal, dan pada aksi keempat mereka dibekuk polisi. Para pelaku juga membawa peralatan yang lengkap termasuk surat tugas palsu.

“Salah satu otak aksi pernah kerja sebagai pihak ketiga dari Telkom jadi tahu persis alat apa yang diperlukan dan surat palsunya. Surat ini bukan untuk di Semarang, ini untuk mengelabui. Petugas Telkom tidak kalah pintar, mereka kroscek kembali,” ujarnya.

Sementara itu, Dirkrimum Polda Jateng Kombes Wihastono Yoga Prinoto menjelaskan komplotan pencuri kabel Telkom itu selalu beraksi di malam hari. Dalam sekali aksinya mereka biasa mencuri 400 meter kabel tembaga.

Dari penangkapan tersebut, barang bukti yang diamankan dari para pelaku yaitu mobil Innova, mobil Avanza, mobil Toyota Rush, surat tugas palsu untuk melaksanakan pekerjaan pelolosan kabel Telkom, 2 kapak, 4 linggis, rantai, 3 ponsel, meteran, lampu senter dan gulungan kabel serta 15 balok kayu.

Atas perbuatannya, para pelaku dijerat dengan pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara.

author
No Response

Comments are closed.