Polda Kalsel Amankan 374 Pelajar Menyusup Saat Demo Omnibus Law

NTMC POLRI – Polda Kalsel mengamankan 374 remaja berstatus pelajar yang menyelinap masuk ke barisan massa penolak omnibus law UU Cipta Kerja di DPRD Kalsel pada Kamis (15/10).

“Diamankannya ratusan orang ini untuk mencegah terjadinya hal yang tidak diinginkan saat berlangsungnya aksi demo Undang-Undang Omnibus Law Cipta Kerja kemarin,” ucap Kapolda Kalsel Irjen Nico Afinta, Sabtu (17/10/2020).

Kapolda mengatakan ratusan demonstran tanpa identitas ini diduga menjadi penyusup pada saat demo penolakan UU Cipta Kerja. Akibatnya, kerusuhan saat demo pun tak dapat dihindari.

Para remaja menjalani rapid test COVID-19 dan hasilnya ditemukan 5 remaja, terdiri dari 4 pria dan 1 wanita, yang reaktif Corona. Mereka lalu dites swab di RS Bhayangkara Polda Kalsel. Polisi juga mengamankan 1 orang yang membawa senjata tajam.

Mereka yang diamankan berusia 13-23 tahun. Setelah didata, mereka lalu dikembalikan kepada orang tua masing-masing. Namun, sebelum dibawa pulang, mereka harus menandatangani surat pernyataan tidak akan mengulangi perbuatannya lagi.

Pihak Polda Kalsel juga sempat berdialog dengan mahasiswa. Hal ini dilakukan untuk mencegah terjadinya unjuk rasa berujung keributan. Nico mengatakan mahasiswa pun membubarkan diri dengan tertib.

Sementara itu, massa yang diamankan karena terlibat keributan akan dipanggil orang tuanya dan diberitahukan kepada gurunya untuk diberi pembinaan lebih baik. Nico berharap Banjarmasin, dan Kalsel secara umum, tetap kondusif dan demokrasi berjalan baik. Dia berharap generasi muda mengerti hak dan kewajibannya sehingga masyarakat pun tidak terganggu.

“Mari kita jaga bersama-sama, banua yang kita cintai ini dengan mematuhi peraturan dan menjalankan demokrasi dengan baik, anak-anak sekolah dengan baik serta orang tua mengerti dan mengasihi anak-anak dengan baik,” terang Kapolda.

Acara ini turut dihadiri Wakapolda Kalsel Brigjen Mohamad Agung Budijono, Direktur Reskrimum Polda Kalsel Kombes Sugeng Riyadi, Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Mochamad Rifa’i, dan Kabid Propam Polda Kalsel Kombes Dudy Iskandar.

Tags:
author