Polisi Amankan 34 Tersangka, Terkait Kasus Makar di Papua

NTMC POLRI — Polisi Papua menangkap puluhan orang terkait dengan aksi pengibaran bendera Papua Merdeka, yakni bendera Bintang Kejora. Sebanyak 34 orang diamankan, 20 orang diantaranya dijadikan tersangka makar.

“Dua puluh orang ditetapkan menjadi tersangka kasus makar dari 34 orang simpatisan Papua Merdeka yang diamankan Polres Jayapura,” ujar Kapolres Jayapura AKBP Victor Dean Mackbon saat konferensi pers di Polres Jayapura, Senin (2/12/2019).

34 Orang yang terganung dalam Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) wilayah Distrik Demta dan Kabupaten Sarmi ini, ditangkap oleh tim gabungan Polres Jayapura, pada Sabtu (30/11/2019) malam.

Para tersangka diamankan di pertigaan lampu merah Bandara Sentani, saat hendak menuju Lapangan Trikora Abepura untuk melaksanakan upacara pada 1 Desember 2019 mendatang.

“Dari hasil pemeriksaan dan barang bukti yang berhasil disita, berupa beberapa setel pakaian loreng TNI dengan lambang bendera bintang kejora, berbagai macam senjata tajam dan kartu anggota TPNPB, serta dokumen terkait West Papua ke-20 orang jadi tersangka makar,” jelas AKBP Victor.

Dari 20 orang tersangka, enam orang di antaranya dijerat Undang-Undang Darurat terkait Kepemilikan Senjata Tajam dan diduga melakukan kegiatan makar Pasal 106 dan Pasal 2 ayat (1) KUHP.
Sedangkan 13 orang lainnya, terjerat kasus makar pasal 106 KUHP dan seorang lagi tersangka makar serta penghasutan Pasal 106 dan Pasal 160 KUHP.

Sementara itu, 14 orang lainnya dibebaskan karena tidak ditemukan unsur pidana.

Saat diamankan, para pelaku mengaku diperintah untuk melaksanakan kegiatan di Lapangan Trikora Abepura.

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih mendalami pihak-pihak yang terkait dengan kasus makar tersebut.

author