Polisi Berhasil Cegat Travel Gelap Lewat Siaran Langsung FB

NTMC POLRI – Polisi berhasil mencegat travel bodong yang mengangkut sejumlah pemudik dari Cianjur ke Jakarta, melalui siaran langsung Facebook (FB), Senin (1/6/2020) dini hari. Sopir travel MRA (35), warga Kota Tangerang Selatan, Banten menawarkan jasa angkutan penumpang melalui live di Facebook (FB).

Dalam siaran langsungnya, MRA menawarkan perjalanan dari Cianjur ke Jakarta melalui rute Cilaku, Warung Jambe, Cipeuyeum ke Jakarta dan Tangerang dengan mencantumkan nomor telepon 082118721xxx. Hal itu terpantau Polres Cianjur.

“Informasi awal kita dapatkan dari yang bersangkutan melakukan siaran langsung di salah satu media sosial dengan menawarkan jasa transportasi ke Jakarta dan sekitarnya. Anggota kami pun melakukan komunikasi dengan yang sopir untuk melacak kendaraan tersebut,” ujar Kasatlantas Polres Cianjur, AKP Ricky Adipratama, Senin (1/6/2020).

Setelah mendapatkan informasi jenis kendaraan dan plat nomor, polisi bergerak mengejar kendaraan travel gelap tersebut. Ternyata untuk menghindari petugas, mobil itu melintas jalan alternatif yakni via Desa Limbangansari menuju Jalan Raya Cianjur-Puncak.

“Setelah memasuki jalan utama, kendaraan travel gelap tersebut diamankan di Panembong beserta penumpangnya,” jelasnya.

Setelah diperiksa, di mobil tersebut sudah ada tujuh orang penumpang. Ternyata para penumpang tidak memiliki Surat Izin Keluar Masuk (SIKM). “Semuanya kami kembalikan ke alamatnya masing-masing. Diantar petugas patroli Satlantas Polres Cianjur,” kata dia.

Untuk sopir, lanjut Ricky, polisi melakukan penindakan berupa tilang. Kendaraannya yakni mobil Toyota Avanza bernomor polisi B-185-TON diamankan di Mapolres Cianjur.

“Agar ada efek jera para travel gelap tersebut, kita tilang. Kendaraannya kita amankan juga di Polres Cianjur dan yang bersangkutan pun kita pulangkan juga,” tutur Ricky.

Untuk mencegah hal serupa, pihaknya pun memperketat penjagaan di Cianjur agar masyarakat yang akan pergi ke Jakarta harus memiliki SIKM. “Kami juga akan pantau media sosial jika ada yang menawarkan jasa pemberangkatan dari Cianjur ke Jakarta tanpa izin dan tanpa SIKM,” ucap Ricky.

author