Polisi Buru 5 Kru Bus Bhinneka Karena Aniaya 1 Pemuda Hingga Tewas dan 1 Kritis

NTMCPOLRI – Kapolresta Cirebon, AKBP Adi Vivid Agustiadi Bachtiar tinjau langsung lokasi TKP pool PO Bhinneka, , Rabu (19/7/2017) siang. Tinjauannya tersebut terkait dengan adanya peristiwa penganiayaan hingga menewaskan satu orang pemuda dan satu pemuda lainnya kritis. Penganiyaan dilakukan oleh lima orang kru PO Bus Bhinneka yang berada di Jalan Pilang Raya, Kabupaten Cirebon.

Diketahui, penganiayaan bermula dari perselisihan antara korban, R (21), dengan kru bus E 7763 B jurusan Cirebon-Merak di daerah Plumbon pada Senin 17 Juli dinihari lalu. Saat itu kru bus dibuat kesal oleh ulah korban yang mengendarai sepeda motor ugal-ugalan. Sesaat kemudian korban dilempar oleh salah seorang kru bus menggunakan buah dukuh. Rupanya perlakuan tersebut mendapat perlawanan dari korban yang melakukan pelemparan balik menggunakan batu hingga mengenai bagian samping kiri body bus.

Mendapat serangan balik, kru bus langsung mengejar korban. Di tengah perjalanan korban bertemu temannya yang lain, H (21). Keduanya lalu terlibat kejar-kejaran dengan kru bus. Hingga akhirnya kedua kubu berseteru cekcok di pinggir jalan. Korban R kemudian dibawa oleh salah seorang kru bus ke Pul PO Bhinneka. Sementara korban H berhasil melarikan diri.

Korban R langsung dibawa ke ruang operasional pool PO Bhinneka. Di teras ruangan R dianiaya oleh orang-orang yang berada di tempat tersebut. Tidak sampai di situ R kembali dianiaya di dalam ruang operasional hingga menjelang waktu Subuh. Di saat aksi penganiayaan tersebut, korban H yang sebelumnya melarikan diri dipancing untuk ke pool PO Bhinneka dengan dalih menjemput R. Sesampainya di lokasi rupanya H juga menjadi bulan-bulanan dan dianiaya oleh orang yang sama.

AKBP Adi Vivid menerangkan beberapa saat setelahnya pihak keluarga R dan H datang untuk menjemput. Sesampainya di rumah R mengeluh mual dan pusing hingga pihak keluarga membawanya ke rumah sakit. Sehari setelah kejadian atau Selasa 18 Juli kemarin, R menghembuskan nafas terakhirnya. Untuk H sendiri kritis dan dirawat di RS Pelabuhan.

Pihak kepolisian yang baru mendapat laporan dari pihak keluarga korban langsung melakukan penyelidikan. Hari ini kepolisian langsung melakukan olah tkp di Pul PO Bhinneka dan memberi police line. Dari hasil penyelidikan sementara polisi telah menetapkan lima orang tersangka yakni tiga kru bus berinisial S, D, dan W juga dua kru operasional L dan J. “Untuk L sudah kita tahan. Dia berprofesi sebagai kasir. Sementara sisanya sudah melarikan diri,” ucapnya.

author
No Response

Comments are closed.