Polisi Selidiki Penyebab Kecelakaan Mobil Ambulans di Jakbar

NTMCPOLRI – Ambulans B 1958 SIX berstiker Projo yang menabrak truk Fuso B 9269 TPA di Tol Kebon Jeruk tengah mengangkut penumpang. Hal itu diketahui dari laporan kejadian yang disampaikan oleh Kasat Lantas Polres Jakarta Barat Kompol Purwanta.

Dalam laporan itu, Purwanta mengatakan ada dua penumpang dalam ambulans yang dikendarai oleh Robby Tumangkeng (43). Robby tewas sedangkan, kedua penumpang tersebut mengalami luka-luka.

“Korban luka penumpang kendaraan ambulans nomor polisi B 1858 SIX, saudara RF (39) dan saudari DAA (27),” kata Purwanta, Minggu (2/8).

Usai kejadian kedua penumpang tersebut langsung dibawa ke Rumah Sakit Siloam Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Mereka menjalani perawatan di sana.

“Penumpang kendaraan ambulans RF mengalami luka pada bagian pelipis robek dan saudari DAA mengalami luka di bagian pinggang memar,” kata Purwanta.

Seperti diberitakan sebelumnya dalam kecelakaan lalu lintas yang terjadi pada Sabtu (1/8) malam tersebut, sopir ambulans meninggal dunia di lokasi kejadian. Benturan dengan bagian belakang truk membuat sopir mengalami luka parah di bagian kepala.

“Jenazah dievakuasi ke RSUD Tangerang,” kata Purwanta.

Purwanta belum menjawab terkait penyebab pasti kecelakaan tersebut. Ia hanya menerangkan kedua kendaraan itu berada di jalur yang sama.

“Kendaraan ambulans nomor polisi B 1858 SIX yang dikemudikan RT berpenumpang saudara RF dan saudari DAA melaju di Japan Tol Jakarta-Tangerang dari arah Barat menuju ke arah Timur, tepatnya di KM 1.800 menabrak kendaraan truk tronton B 9269 TPA yang dikemudikan saudara A yang melaju searah di depannya,” kata Purwanta.

Kedua kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan lalu lintas itu mengalami kerusakan. Namun, kerusakan parah terjadi pada mobil ambulans.

“Kendaraan ambulans mengalami kerusakan pada bagian bodi depan ringsek sedangkan kendaraan truck tronton mengalami kerusakan pada bagian bak belakang samping kiri patah,” kata Purwanta.

Kini kendaraan tersebut telah disita polisi sebagai barang bukti. Termasuk SIM B1 Umum milik sopir truk atas nama Acep.

Kerugian akibat kecelakan lalu lintas ini ditaksir mencapai Rp 30 juta.

author