Polres Banyumas Berhasil Ungkap Kasus Pembunuhan Berencana

Ilustrasi pembunuhan (Antara/Ridwan Triatmodjo)

NTMC POLRI – Polres Banyumas, Polda Jawa Tengah menggelar konferensi pers pengungkapan kasus pembunuhan berencana yang di pimpin Wakapolres Kompol Davis Busin Siswara dihadapan puluhan awak media Kamis (28/11/2019).

Polres Banyumas telah menggelar konferensi pers ungkap kasus tindak pidana pembunuhan berencana di Kali Mbawang Grumbul Karangpundung Desa Pekuncen Rt.04/04 Kab. Banyumas di hadapan 28 awak dari berbagai media.

Dihadapan puluhan awak media Wakapolres Banyumas menerangkan kronologis pengingkapan kasus pembunuhan berencana, di jelaskan pada hari Kamis tanggal 21 November 2019 pelaku dikejar-kejar oleh Sdr. IWAN selaku pemilik rental mobil untuk segera mengembalikan kendaraan Avanza G-9002-LG yg telah digadaikan oleh pelaku kepada korban, karena unit kendaraan tsb sudah 20 hari lebih di rental oleh pelaku namun belom dikembalikan dan belom ada pembayaran.

Pada hari Rabu tanggal 20 November 2019 pukul 08.00 wib pelaku pergi dari rumah menemui sdr. BASIR dan meminjam mobil avanza warna hitam No.Pol AA 8875 PD ( milik sdr. AFIF yang dirental oleh pelaku dan digadaikan kepada sdr. BASIR ). Kemudian pelaku pada hari jum’at tanggal 22 november 2019 sekitar pukul 06.00 wib mengendarai KBM sendirian kerumah korban dan bertemu dengan istri korban dengan tujuan untuk pinjam mobil avanza G 9002 LG ( yang digadaikan pelaku kepada korban sebesar Rp. 25.000.000 ), dengan alasan untuk membawa rombongan, tetapi istri korban tidak memperbolehkan karena pelaku baru membayar bunga Rp. 2.500.000 dan baru membayar Rp.2.000.000, kemudian Pelaku pergi ke jatilawang mengendarai Mobil Avanza no pol AA 8875 PD untuk mencari pinjaman uang tetapi tidak dapat pinjaman uang, kemudian pelaku pergi ke RSUD Ajibarang untuk memakirkan kendaraan avanza AA 8875 PD, setelah mobil di parkir pelaku mengambil kabel aux warna hijau yang tertancap di tape mobil dan dimasukan kedalam tas pelaku, kemudian pelaku naik ojek menuju ke rumah korban dan tiba Pukul 17.00 wib. Sesampai dirumah korban bertemu dengan istri korban dan mengutarakan kembali untuk meminjam mobil dengan alasan akan membawa rombongan, kemudian istri korban mengijinkan asalkan didampingi oleh suaminya (korban).

Selanjutnya korban bersama dengan pelaku pergi mengendarai kendaraan avanza plat G 9902 LG dengan posisi duduk bersebelahan korban yang memegang kemudi, sesampai di jalan raya Pancasan Ajibarang, pelaku minta pindah duduk di bagian tengah dibelakang korban dengan alasan akan tidur karena capek kemudian melanjutkan perjalanan ke arah Jatilawang, sesampainya di desa Tujung Jatilawang pelaku menyuruh korban untuk memberhentikan kendaraannya di tepi jalan dengan alasan “Saudara pelaku ingin ikut.

Setelah posisi kendaraan berhenti pelaku langsung mengambil kabel AUX dari dalam Tas kemudian langsung di kaitkan di leher korban dan di tarik sampai korban meninggal dunia. Setelah itu pelaku memindahkan korban ketempat duduk bagian tengah dengan cara menarik badan korban.

Selanjutnya pelaku mengambil alih kemudi membawa korban ke daerah pekuncen, diperjalanan pelaku mengambil uang dari dalam dompet korban dan dompet di buang di daerah pekuncen, kemudian pelaku melanjutkan perjalanan ke arah TKP dan membuang mayat korban di jembatan sungai mbawang dengan cara menarik badan dan di dorong sampai jatuh kebawah jembatan, kemudian pelaku mengembalikan mobil ke sdr. Iwan pemilik rental dibumiayu dan membayar sewa sebesar Rp. 1.450.000. ( sebagian sebesar uang 500 ribu milik korban berupa uang 10 ribuan dan 20 ribuan ), karena Pelaku tidak punya uang, sdr. Iwan memesankan gojek untuk pelaku pulang, sesampai diantar gojek sesuai pesanan namun pelaku meminta gojek untuk menambah tujuan diantar menuju RSUD Ajibarang untuk mengambil mobil Avanza Plat AA 8875 PD setelah itu pelaku menuju ke rumah temanya FAIZIN dijatilawang untuk meminjam uang sebesar Rp. 2.000.000 dengan jaminan mobil avanza AA 8875 PD dan melarikan diri ke jakarta naik bis.

Waktu kejadian Sabtu 23/11-2019 Pkl. 08.30 Wib, di Kali Mbawang Grumbul Karangpundung Desa Pekuncen Rt.04/04 Kab. Banyumas. Dan terungkap pada Selasa 26/11-2019 kurang lebih Pkl. 19.30 Wib di Tegal.

Korban FUJI MARSENO, Jakarta, 04 Agustus 1992 ( 27 Tahun), laki laki, Islam, Karyawan swasta, Alamat ds maribaya Rt 01 Rw 02 Karanganyar kabupaten Purbalingga

Adapun tersangaka HARTOYO, Laki-laki, umur 36 tahun, Islam, Wiraswasta, Alamat dukuh Muncang Rt 03/08 Desa Jatisawit Kec. Bumiayu Kab. Brebes

Barang bukti di sita dari saksi IWAN P 1 unit Kbm Toyota Avanza warna abu-abu, Nopol : G- 9002-LG, tahun 2012.noka : MHKM1BA3JCK066892, Nosin : DL18678 a.n NITA ASNIATI.

Di sita dari saksi 1 Unit Kbm TOYOTA AVANZA No.Pol : AA 8875 VD, tahun 2012, warna hitam, Noka MHKM1BA3JCK040915, Nosin DK58447 beserta STNK an AFIFUDIN alamat Dukuh Krajan Rt.01/05 Desa Klapasawit Kec, Buluspesantren Kab, Kebumen dan kunci kontaknya

Di sita dari Tersangka HARTOYO 1 buah kabel warna hijau diameter 4mm, panjang 150cm, 1 potong kaos lengan pendek warna putih bertuliskan CRS., 1 buah sabuk warna hitam dengan logo $. 1 potong celana panjang jeans warna biru pudar, 1 pasang sandal gunung warna hitam plisir biru ardiles, 1 buah tas cangklong warna hitam, 1 buah Handphone Merk LENOVO tipe A2020A40 warna hitam.

Di sita dari HARI WIBOWO 1 potong kaos lengan pendek warna hitam bertuliskan SLANK milik FUJI MARSENO BIN MUDARSO, 1 potong jaket lengan panjang jeans warna biru milik FUJI MARSENO BINMUDARSO, 1 potong celana pendek jeans warna biru milik FUJI MARSENO BIN MUDARSO, 1 buah korek gas warna biru

Sebagai Modus Operandi
Pelaku ingin mengambil Mobil rental Avanza G-9002-LG yang telah di Gadaikan ke korban untuk di kembalikan ke tempat rental, namun korban tidak mau memberikannya karena uang gadai belom dilunasi oleh pelaku, Sedangkan pelaku sendiri sudah dikejar-kejar oleh pemilik rental untuk segera mengembalikan unit kendaraan tsb karena sudah lama dipinjam dan belum dibayar oleh pelaku.

author