Polres Jaksel Gandeng Ojol Bentuk Timsus Awasi Pelanggar Protokol Kesehatan

NTMC POLRI – Polres Metro Jakarta Selatan bersama Kodim 0504 menggandeng komunitas ojek online membentuk timsus penindakan protokol kesehatan COVID-19. Pembentukan ini dipimpin langsung oleh Kapolres Metro Jaksel Kombes Budi Sartono.

Secara simbolis, Kapolres memasangkan rompi kepada 4 orang perwakilan dari unsur Kepolisian, TNI dan komunitas ojek online. Rompi berwarna hijau bertuliskan ‘Timsus Penindak Pelanggar Protokol Kesehatan COVID-19’ untuk perwakilan TNI dan Polisi, sedangkan rompi berwarna kuning bertuliskan ‘Penegak Disiplin Protokol Kesehatan COVID-19’ untuk perwakilan komunitas ojol.

Setelah itu, Kapolres melepas timsus untuk segera menyebar dan melakukan pengawasan protokol kesehatan COVID-19 di wilayah Jaksel. Mulai dari mobil patroli hingga ojek online berjalan keluar Polres Metro Jaksel.

Dalam kesempatan ini, Kapolres mengungkapkan alasan pihaknya turut menggandeng komunitas ojol dalam timsus penindakan protokol COVID-19. Tujuannya agar para ojol bisa saling mengingatkan agar tidak berkerumun saat bekerja.

“Maka dari itu kita launching semua termasuk TNI Polri. termasuk kita launching juga relawan komunitas dari ojek online karena hasil evaluasi masih berkumpul itu biasanya dari para ojek online yang menunggu orderan makanan. Sehingga kita kerahkan mereka untuk menjadi relawan komunitas penegak disiplin agar mereka mengingatkan boleh menunggu tetapi tolong dijaga jaraknya jangan berkerumun dan gunakan masker,” kata Kapolres di Polres Metro Jaksel, Rabu (23/9/2020).

Berdasarkan hasil evaluasi, Kapolres menyebut kerumunan paling banyak ditemukan pada ojek online. Kerumunan ini disebabkan karena para ojol hendak menunggu orderan makanan di restoran.

“Karena kemarin kita evaluasi mereka (ojol) berkumpul itu memang bukan berkumpul karena sengaja tapi mengunggu makanan. Makanya kita libatkan mereka agar selalu ingatkan boleh menunggu makan di resto tapi tolong jangan sampai berdekatan,” jelasnya.

“Tapi sekarang kita menilai banyaknya kerumunan-kerumunan itu dari ojek online. Jadi ojek online kita perdayakan agar mengingatkan teman-temannya,” sambungnya.

Kemudian, Kapolres menyebut ada beberapa titik rawan di Jaksel yang sering ditemukan warga berkerumun. Titik-titik tersebut ada di wilayah Blok M, Kemang, Senopati dan Mampang. Untuk itu, timsus ini akan diterjunkan di titik-titik tersebut.

“Jadi yang pasti semua wilayah di Jaksel yang tempat berkumpul merupakan titik rawan. Tetapi yang kita waspadai adalah tempat anak muda sering berkumpul. Seperti diketahui disini mungkin di blok M, di Kemang, Mampang, Senopati itu menjadi prioritas 24 jam mengontrol disana karena kalau kita lengah sedikit biasanya mereka akan berkumpul disana,” ungkapnya.

author