Polres Sekadau Siap Kawal Pelaksanaan Shalat Idul Adha dengan Protokol Kesehatan

NTMCPOLRI – Polres Sekadau akan mengawal penerapan protokol kesehatan saat pelaksanaan salat Idul Adha maupun penyembelihan hewan kurban. Bahkan, kepolisian setempat telah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan, Majelis Ulama Indonesia (MUI), Panitia Hari Besar Islam (PHBI) hingga Dewan Masjid Indonesia (DMI).

“Apalagi sudah ada Surat Edaran Menteri Agama Nomor 18 tahun 2020 tentang Penyelenggaraan Salat Idul Adha dan Penyembelihan Hewan Kurban. Itu (pelaksanaan salat Idul Adha dan penyembelihan hewan kurban) sudah ada protokol kesehatannya,” kata Kapolres Sekadau, AKBP Marupa Sagala, Kamis (30/7).

Sagala mengimbau agar pelaksanaan salat Idul Adha tetap memerhatikan protokol kesehatan, di antaranya menjaga jarak atau physical distancing, cuci tangan. Jemaah juga diimbau untuk memakai masker dan membawa sajadah sendiri.

“Anak-anak maupun orang tua (lansia) yang rentan dianjurkan salat di rumah karena ini riskan,” imbau Sagala.

Selain itu, kata dia, pihaknya berkoordinasi dengan pengurus-pengurus masjid dan meminta bantuan Dinas Kesehatan untuk turut membantu memastikan protokol kesehatan diterapkan dalam pelaksanaan ibadah tersebut. Ia mengatakan, dari hasil rapat yang dilakukan, seluruh masjid dan surau akan dibuka untuk mengurangi penumpukan jemaah.

“Dalam pelaksanaannya kita berkoordinasi dengan pengurus masjid supaya tetap menerapkan protokol kesehatan,” ungkapnya.

“Sebelum masuk (area masjid) jemaah diukur suhu tubuhnya, cuci tangan dan wajib menggunakan masker. Bagaimana jemaah yang tidak memakai masker? Kita akan coba menyiapkan semampu kita dan kita menyarankan bagi yang lupa memakai masker untuk mengambilnya terlebih dahulu,” timpal Sagala.

Sehingga, kata Sagala, pelaksanaan ibadah tetap berlangsung dan pihaknya akan membantu mengawasinya. “Ini sudah disepakati dan sepaham untuk mengikuti protokol kesehatan,” ucapnya.

Hal senada juga diungkapkan Plt Kepala Dinas Kesehatan PP dan KB Kabupaten Sekadau, Henry Alpius. Ia mengatakan, pelaksanaan salat Idul Adha harus tetap memerhatikan protokol kesehatan.

“Yang pertama menyiapkan tempat cuci tangan, pakai masker, sajadah bawa masing-masing. Kemudian nanti ada petugas di sana untuk membantu melakukan pengawasan protokol kesehatan,” tuturnya.

author