Polrestabes Surabaya Gelar Doa Keselamatan bersama Anak Yatim

NTMC POLRI – Polrestabes Surabaya tengah meningkatkan keamanan dan kewaspadaan, terutama pengamanan akses masuk bagi pengunjung ke dalam Polrestabes Surabaya pasca peledakan bom di Mapolrestabes Medan.

Mengingat Polrestabes Surabaya juga pernah menjadi sasaran aksi bom bunuh diri pada 14 Mei 2018 lalu, pelaku yang waktu itu gagal masuk ke dalam Polrestabes Surabaya karena pengamanan yang ketat dari Pam Markas, akhirnya meledakkan diri di Pos Pemeriksaan Depan.

Tak cukup meningkatkan pengamanan dengan ketat, Polrestabes Surabaya juga menggelar acara doa bersama anak yatim piatu di Gedung Bhara Daksa Polrestabes Surabaya, Jumat, 15 November 2019.

“Doa bersama memohon perlindungan kepada Allah SWT, diharapkan kita semua dijauhkan dari marabahaya pun dengan aksi terror.” kata Kapolrestabes Surabaya Kombespol Sandi Nugroho.

Acara doa bersama ini diikuti oleh Pejabat Utama (PJU) dan Seluruh anggota Polrestabes Surabaya, serta Polsek Jajaran. Diawali dengan rangkaian doa yang dipimpin ustad Muhammad Ismail dilanjutkan dengan pemberian Santunan dan Bingkisan kepada anak yatim. Selain doa, acara diisi dengan ceramah dari Ustad Das AD Latif.

“Mari kita bekerjasama dan sama-sama bekerja sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya masing-masing dengan tujuan untuk memberikan pelayanan prima kepada masyarakat, bersinergi antara Polrestabes Surabaya dengan semua elemen Masyarakat untuk bersama Jogo Suroboyo.” ujarnya.

author