Polri Harap Akademisi Miliki Ciri Berbudaya,Beragama dan Nasionalisme

NTMC POLRI – Kepala Kepolisian Daerah Jawa Barat Irjen Pol Anton Charliyan menghadiri kegiatan peletakan batu pertama dan ground breaking gedung Pasca Sarjana UIN Bandung, yang berada di Jalan Soekarno Hatta, Bandung, Rabu (05-07-2017).

Dalam sambutannya, ia mengatakan bahwa dari dulu hingga sekarang ini, negara Indonesia selalu menjadi negara rebutan, itu karena Indonesia adalah negara yang kaya,

“Satu satunya negara yang dijajah oleh empat bangsa adalah Indonesia, itu karena Indonesia negara yang sangat kaya,” jelasnya.

Karena memang sekarang ini, kata Anton, sumber daya alam yang terbesar di dunia itu ada di Indonesia Timur, oleh karena itu Indonesia selalu menjadi incaran bagi bangsa-bangsa asing yang ingin menguasai Indonesia Timur.
Anton Charliyan berharap agar persatuan dan kesatuan sesama bangsa Indonesia senantiasa terbina, jangan sampai persatuan menjadi persatean, sebab, kata dia, ada beberapa golongan yang saat ini mengancam negara republik Indonesia, ingin menjadikan negara indonesia sebagai negara “Khilafah”.

“Kalau itu terjadi, akan di kemanakan Papua, akan dikemanakan Bali, akan dkemanakan NTT, yang nyata-nyata tidak semua penduduknya beragama Islam” kata Anton.

Diakhir sambutannya, Anton Charliyan mengatakan bahwa penyebaran Islam dengan negara lain di taklukkan dengan memakai pedang di taklukkan dengan pertumpahan darah dan hanya di negara Indonesia satu satunya penyebaran agama Islam yang tidak memakai pedang,

“Itu karena di Indonesia adalah agama yang berbudaya, budaya yang beragama yang di balut dengan nasionalisem, itulah mungkin harus kita tegakkan dan ini mudah mudahan bisa menjadi ciri wanci dari para akademisi, para rektor dan mudah mudahan bisa jadi kekuatan kita bersama” kata mantan Kadiv Humas Polri tersebut di akhir sambutannya.

author