Polri : Kecelakaan Lalin Naik 24 %, Jateng Terbanyak

Polri melaporkan pada pekan ke-40 tahun ini, terjadi 1.377 kecelakaan lalu lintas (lakalantas). Jumlah ini mengalami peningkatan dibanding pekan sebelumnya.

“Sesuai dengan data yang kami sajikan di atas bahwa apabila dibandingkan angka lakalantas periode minggu ke-39 dengan minggu ke-40, terjadi kenaikan sebanyak 274 kejadian atau 24,84 persen,” Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Awi Setiyono, Selasa (6/10/2020).

Awi merinci, di pekan ini dilaporkan ada sebanyak 295 orang meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas. Selain itu dilaporkan ada 174 orang luka berat dan luka sebanyak 1.591 orang. Kerugian materiel dilaporkan mencapai Rp 2.758.370.010.

Awi menambahkan sebanyak 5 polda di Indonesia memiliki angka kecelakaan lalu lintas tertinggi pada periode ini. Rinciannya adalah sebagai berikut:

1. Polda Jawa Tengah jumlah kecelakaan sebanyak 336 kejadian, meninggal dunia sebanyak 43 orang, luka berat sebanyak 5 orang, luka ringan sebanyak 392 orang. Adapun, kerugian materiel sebesar Rp 311.300.000.

2. Polda Jawa Timur jumlah kecelakaan sebanyak 332 kejadian, meninggal dunia sebanyak 70 orang, luka berat sebanyak 10 orang, luka ringan sebanyak 406 orang. Adapun, kerugian materiel sebesar Rp 340.200.000

3. Polda Jawa Barat jumlah kecelakaan sebanyak 180 kejadian, meninggal dunia sebanyak 26 orang, luka berat sebanyak 28 orang, luka ringan sebanyak 108 orang. Adapun kerugian materiel sebesar Rp 167.050.000.

4. Polda DIY jumlah kecelakaan sebanyak 91 kejadian, meninggal dunia sebanyak 12 orang, luka berat nihil, luka ringan sebanyak 124 orang. Adapun, kerugian materiel sebesar Rp 140.950.000.

5. Polda Metro Jaya jumlah kecelakaan sebanyak 73 kejadian, meninggal dunia sebanyak 10 orang, luka berat sebanyak 18 orang, luka ringan 61 orang. Adapun kerugian material sebesar Rp 177.200.000.

author