Polsek Salaman Isi Masa Orientasi Siswa Dengan Penyuluhan

NTMC – Berdasarkan Undang-undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, anak sekolah tingkat SLTP maupun SLTA belum diperbolehkan mengemudikan kendaraan bermotor roda dua maupun roda empat. Kecuali bagi yang sudah cukup umur 17 tahun dan sudah memiliki surat izin mengemudi (SIM).

Kapolsek Salaman AKP Sudarto mengemukakan hal itu ketika memberikan penyuluhan tertib lalu lintas di sebuah lembaga pendidikan, Bagi para pelajar yang belum cukup umur dan belum memiliki SIM, diharapkan dapat bersepeda ontel dan berjalan kaki bila rumahnya dekat. Bila jarak sekolah dengan rumah jauh bisa menggunakan angkutan umum, naik ojeg, bisa perlu diantar jemput oleh orang tua, maupun saudaranya.

Hal ini diharapkan agar dapat mengurangi angka lakalantas dan mengurangi jumlah pelanggaran berlalu lintas yang hingga saat ini sebagian besar terjadi oleh kaum pelajar. Kepolisian pun mengharapkan peran serta orang tua agar dapat mengerti dan memahami bahaya-bahaya di jalan raya.

Sebagai contoh perlengkapan sepeda motor berupa lampu sein kiri kanan menyala dengan baik, kaca spion lengkap kiri kanan. Pengendara sepeda motor wajib punya SIM, STNK, helm standar. Selain itu, lampu sepeda motor wajib nyala siang maupun malam hari.

Penyuluhan ini dalam rangka pengenalan lingkungan sekolah bagi siswa baru. Dia yang didampingi Kasi Humas Aiptu Sutarman memberikan penyuluhan narkoba, kenakalan remaja, dan pengenalan tertib berlalu lintas.

author